Connect with us

Hauling Road Diportal, Ini Tanggapan PT.Gorby

Foto: Pengacara PT.Gorby Gabril saat melakukan riles dirumahnya

Lubuklinggau

Hauling Road Diportal, Ini Tanggapan PT.Gorby

LUBUKLINGGAU,LK-Terkait permasalah pemortalan Hauling Road atau Jalan angkut PT. Gorby Putra yang terjadi di Desa Beringin Makmur II Dusun 4, Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara yang Portal oleh warga berapa hari lalu, ini penjelasan pihak PT.Gorby.

“Bapak Mulyadi melalui penasehat hukumnya mempermasalahkan ganti rugi yang menurut mereka itu ada sekitar 4×30 meter yang belum dibayar, Padahal faktanya itu sudah dilakukan pembayaran dan itu sudah diterima oleh orang tua Mulyadi yakni bapak  Suandi karena lahan itu asli milik Suandi,”kata Penasehat hukum PT.Gorby Gabriel saat rilies kepada wartawan, Jumat (3/1/2019).

Dikatakan Gabriel, jika pihaknya  memiliki bukti pembayaran dan memang sudah dilakukan pembayaran
Ketika 2012 lahan itu dibuat jalan hauling road, tiba-tiba bapak Mulyadi ini melakukan pemortalan yang menurutnya ada lahan yang belum dibayar seluas 4×30 meter.

Karena itu lalu mereka memportal jalan dan terjadilah pertemuan dikantor Kecamatan, dalam pertemuan itu pihak Gorby mencari kebaikan.

“Menurut bapak Mulyadi ada pengukuran ulang bersama-sama dengan pihak Gorby namun setelah dicari arsipnya tidak ada,”ungkap ia.

Baca Berita Terkait: Diblokir Warga, Jalan Perlintasan PT.Gorby Diduga Dibuka Oknum

Lalu jelasnya, pak Mulyadia melakukan Somasi, nah karena mereka ini tidak bisa menunjukan bukti-bukti yang akurat dan dilakukanlah pemortalan. Karena ini jalan angkut dan Perusahaan mengalami kerugian.

Satu perusahaan kata Gabriel, masing-masing mengalami kerugian Rp 4 milyar lebih. Itu terjadi saat hari pertama dan Pemortalan itu belum pihaknya buka.

Kemudian pada malam berikutnya portal baru pihaknya buka dengan Pam Opvit dari Polda untuk mengamankan jalan angkut tersebut.
Dan setalah dibuka malam, lalu pagi-paginya dilakukan portal kembali.

Menurutnya pemortalan itu berdampak terhadap Undang-undang.

“Terus terang ada Perusahaan PT.Tri Ariyani akibat pemortalan itu sudah merumahkan karyawan, karena dengan tidak ada hauling road sudah tentu perusahaan tidak bisa membayar gaji,”ungkap ia.

Dan saat ini, lanjut Ia pihak dari Kepolisian sudah memfasilitasi  dan akan dipertemukan kepada para pihak. namun untuk saat ini tanggalnya belum diketahui pastinya kapan pertemuan itu.

“Kami masih menungguh dan kalau memang sudah ditentukan tanggal, kami akan datang,”pungkasnya.(rdw)

Baca Berita Terkait: Mediasi Warga dan PT.Gorby Belum Temukan Titik Temu

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top