Connect with us

Dua Kali Rapid Test Positif, Hasil Swab Ibu Asal Muratara Yang Melahirkan Negatif

Foto petugas medis dirumah sakit swasta Kota Lubuklinggau saat akan mememindahkan Ibu dan Bayinya keruma sakit Muara Rupit

Lubuklinggau

Dua Kali Rapid Test Positif, Hasil Swab Ibu Asal Muratara Yang Melahirkan Negatif

MURATARA,LK-Pemeriksaan swab seorang Ibu-ibu berinisial D asal Kabupaten Muratara yang melahirkan melalui caesar di Rumah Sakit Ar-Bunda Kota Lubuklinggau, hasil swab-nya dinyatakan negatif. Padahal, dari hasil dua kali rapid tes, menunjukkan yang bersangkutan positif.

“Iya swab-nya sudah keluar dan hasilnya negatif,”kata Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Muratara, Susyanto Tunut saat dikonfirmasi Linggauklik.com, Sabtu (25/4/2020).

Sebelumnya dijelaskan ia, setelah dilakukan dua kali swab terhadap empat orang yakni B, D, Bayi D dan PDP-02.

Dari empat orang tersebut dijelaskannya yang terkonfirmasi positif hasil Test Swab-nya yang kedua kali dan terkonfirmasi adalah B.

“B ini merupakan anak perempuan berusia 9 tahun dan hari ini Terkonfirmasi positif covid-19,”jelas ia.

Dijelaska Ia, B anak perempuan tersebut merupakan tetangga dari D, dan D merupakan Ibu-ibu yang melahirkan secara caesar di Rumah Sakit Ar-Bunda Kota Lubuklinggau, dari hasil Rapid Test Ibu tersebut Positif Covid-19.

“B merupakan tetangga D, dan B sehari-hari sering Mandi di rumah D,”jelasnya.

Saat ini anak perempuan tersebut sedang di Karantina di RSUD Rupit, keadaan sehat. Sementara D dan Bayi Masih dikarantina di RSUD Rupit.

“Karena hasil swab-nya D ini negatif, kita masih menunggu evaluasi tim medis, kapan D dibolehkan pulang,”ujarnya.

Dengan adanya hail Test Swab ini, diharapkan Keluarga dan orang yang kontak erat dengan B untuk mau kerjasama dengan Tim Gugus Tugas. Diharapkan untuk melaporkan diri, selanjutnya dilakukan Test baik Rapid Test maupun Swab Test.

Dengan kerjasama diharapkan upaya pencegahan penularan dapat maksimal.

Sementara untuk masyarakat luas agar semakin hati hati dan terus mengikuti Protokol Pencegahan COVID-19: jaga jarak, pakao masker, selalu cuci tangan pakai sabun, dan tidak bepergian, kecuali sangat penting.

“Mari kita jaga persatuan, kita lupakan perbedaan, bersatu kita lawan penyebaran COVID-19 di daerah kita,”ujarnya.

Seperti diketahui Ada penambahan kembali 13 kasus baru pasien terkonfirmasi positif COVID-19. Dengan begitu, total jumlah kasus positif di ‘Bumi Sriwijaya’ mencapai 119 kasus. Yang disampaikan oleh Gugus tugas pencegahan dan penanggulangan coronavirus disease (COVID-19) Sumatera Selatan.

Juru bicara gugus tugas COVID-19 Sumsel, Yusri mengatakan tambahan 13 pasien terkonfirmasi positif baru itu tercatat sebagai kasus dengan nomor 107-119. Mereka berasal dari Palembang 10 kasus, Banyuasin 1 kasus, Muratara 1 kasus dan OKU 1 kasus, yang terdiri dari 10 perempuan dan 3 laki-laki.

Kasus Konfirmasi Positif Baru Covid-19 per 25 April 2020 sebanyak : 13 orang yakni,

Kasus 107, berusiah 39 Tahun Perempuan Palembang Lokal

Kasus 108, Berusia 40 Tahun Perempuan Palembang Lokal

Kasus 109, 23 Tahun Perempuan Palembang Lokal

Kasus 110, 31 Tahun Perempuan Palembang Lokal

Kasus 111, 25 TahunPerempuan Banyuasin Lokal

Kasus 112, 9 tahun perempuan  Muratara Lokal

Kasus 113, 32 tahun laki-laki Palembang Lokal

Kasus 114, 28 Tahun perempuan Palembang Lokal

Kasus 115, 25 tahun Perempuan Palembang Lokal

Kasus 116, 46 tahun Perempuan Palembang Lokal

Kasus 117, 30 tahun Laki-Laki Palembang Lokal

Kasus 118, Perempuan 24 Tahun Palembang Lokal

Kasus 119, 24 tahun Laki-Laki OKU Lokal

“Status kasus sendiri semuanya penularannya secara transmisi lokal. katanya,“ jelasnya, Sabtu (25/4/2020).

Dan pihaknya tetap menghimbau agar masyarakat mengikuti anjuran Pemerintah untuk tetap menjaga kesehatan, tidak usah keluar rumah kalau tidak penting, apalagi nongkrong-nongkrong tanpa memakai masker, rajin cuci tangan, istirahat yang cukup, makan yang bergizi dan yang terpenting jangan panik.

“Lalu bisa juga terjadi penularan dari orang-orang tanpa gejala atau OTG secara transmisi lokal,” ujarnya.

Kemudian, kata Yusri, terdapat 1.242 orang yang masih dalam proses pemantauan (ODP), 53 pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kemudian masih ada 277 sampel spesimen yang saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Balai Beras Laboratorium kesehatan (BBLK) Palembang.(rdw)

Baca juga: Dua Ibu-ibu Melahirkan di Lubuklinggau Hasil Rapid Test Positif Covid-19

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top