Connect with us

Dalam Rangka Haki, Ini Kasus Tipikor Yang di Tangani Kejari Lubuklinggau Sepanjang 2018

Lubuklinggau

Dalam Rangka Haki, Ini Kasus Tipikor Yang di Tangani Kejari Lubuklinggau Sepanjang 2018

LUBUKLINGGAU,LK-Sepanjang tahun 2018 ini, dan bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Internasional (Haki) Kejaksaan Negeri Lubuklinggau over target dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor).

Kajari Lubuklinggau Zairida didampingi Kasi Pidsus M Iqbal mengatakan rincian perkara yang telah dan sedang ditangani, 6 perkara penuntutan, 5 perkara penyidikan dan 5 perkara lagi tahap penyelidikan.

“Dari jumlah perkara yang ditangani tersebut, nominal proyek yang dikerjakan para pelaku Tipikor lebih kurang Rp30 miliar,” jelasnya.

Dilanjutkan ia, untuk penyelamatan kerugian keuangan negara pada tahun 2018 sebanyak Rp880 juta, serta penerimaan pembayaran uang denda dari terdakwa OTT Polda Sumsel Ardiansyah sebesar Rp50 juta.

“Kami masih berupaya agar semua terpidana membayar uang denda, tujuannya untuk mengurangi kerugian negara yang telah mereka lakukan,” jelasnya.

Selain itu, beberapa waktu lalu Kejari Lubuklinggau sudah melakukan eksekusi terhadap Ria Puspa Sari, yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena terlibat dalam kasus Tipikor rehabilitasi saluran irigasi di Desa Bukit Ulu, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Ria Puspa Sari sudah disidangkan in absentia (tidak hadir dalam persidangan).

Ditambah Kajari, pihaknya juga bertepatan dengan Haki, mengadakan sosialisasi anti korupsi di Kecamatan Lubuklinggau Barat I dan Barat II dengan tema “jangan nga korupsi lek nga tebuang,”.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut, dihadiri camat dan lurah, sebab kenapa pihaknya memberikan sosialisasi anti korupsi kepada parah lurah-lurah, sebab pada tahun 2019 nanto akan ada dana Kelurahan.

“Kita memberikan sosialisasi agar nantinya tidak salah menggunakan dana kelurahan, ya kalau salah ya siap-siap aja kita proses,”tegasnya.

Dilanjutkannya, apalagi jumlah dana kelurahan yang didapat cukup besar. Dan harapan dirinya dengan adanya sosialisasi ini agar Kota Lubuklinggau bersih dan bebas dari korupsi dan nepotisme dan juga menekan laju praktek korupsi,selain itu untuk meminimalisir dampak yang akan timbul.

Dari pantauan sendiri, dalam tangka hari Anti Korupsi Internasional, Kejaksaan Negeri banyak mengadakan serangkaian kegiatan yang salah satunya melakukan sosialisasi anti korupsi di Kantor Kecamatan Lubuklinggau Barat.

Tidak hanya kegiatan, Kejari Lubuklinggau juga memberikan bingkisan menarik kepada para lurah, camat, polisi dan wartawan, bagi mereka yang tampil memberikan yel-yel dengan teman anti korupsi.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2018

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top