Connect with us

Cerita Tukang Ojek Pangkalan di Linggau Menjerit Penumpang Sepi

Foto seorang ojek Pangkalan Juli yang biasa mangkal di dekat Kantor Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Lubuklinggau

Lubuklinggau

Cerita Tukang Ojek Pangkalan di Linggau Menjerit Penumpang Sepi

LUBUKLINGGAU,LK- Semenjak Penyebaran virus corona atau Covid-19 sudah masuk di Indonesia. Dampak ini terasa mulai dari perusahaan besar hingga ke tingkat profesi di kalangan masyarakat kecil.

Salah satunya seperti tukang ojek misalnya, pendapatannya sehari-hari sekarang ini membuatnya kesulitan.

Karena sepinya penumpang pasca diimbau pemerintah untuk tetap berada di rumah masing-masing demi mencegah virus corona.

Seperti yang diakui oleh salah satu tukang ojek pangkalan Jali  (33) warga Kelurahan Tapak Lebar saat berbincang dengan Linggauklik.com ia mengatakan dampaknya  sungguh luar biasa, saat ini ia kesulitan mencari penumpang.

Jali mengaku bahwa saat virus corona merebak, pendapatannya hanya Rp 10 – 20 ribu per hari. Tidak seperti biasnnya sebelum corona pendapatan bisa Rp50 ribu sehari.

“Perna Kadang sehari saya dapet Rp 5 ribu rasanya ingin menjerit cukup apa , sekarang ini semenjak virus corona dapet uang Rp30 ribu la hebat nian,”ujarnya.

Ya mungkin jelasnya, penumpang tidak banyak keluar itu Karena himbauan, jadi mereka banyak tidak keluar kerumah.

Namun berbeda sepertinya yang bekerja sehari sebagai ojek pangkalan, karena untuk mencukupi kebutuhan keluarga terpaksa harus keluar untuk ngojek.

“Kalu dak ngojek otomatis kami tidak makan
Kami keluar ini mencari uang hari ini untuk besok,”ungkap ia.

Ayah empat orang anak ini mengaku takut keluar rumah di tengah merebaknya virus corona ini.

Namun, bagi Juli, tidak ada pilihan lain karena pekerjaannya yang memang harus keluar turun ke jalan setiap hari.

Ya tapi Juli mengaku jika ia ngojek hanya mangkal di dekat Kantor Pengadilan Negeri Lubuklinggau saja, sebabnya kalau mau keliling sayang nanti minyak habis penumpang tidak ada.

“Terkadang kita untuk meringankan beban kita bercanda-canda sama teman seprofesi, tetapi sebenarnya batin ini menangis,”ujarnya.

Juli berharap merebaknya virus corona ini bisa segera berakhir agar dia pun bisa bekerja seperti biasa dan ekonominya kembali pulih.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top