Connect with us

Bocah 7 Tahun Tenggelam di Linggau Belum Ditemukan, Hingga Malam Tim Sisir Pinggir Sungai

Foto nampak tim gabungan saat sedang melakukan penyisiran di pinggir sungai guna mencari korban tenggelam di sungai kelingi dan foto korban Risky

Lubuklinggau

Bocah 7 Tahun Tenggelam di Linggau Belum Ditemukan, Hingga Malam Tim Sisir Pinggir Sungai

LUBUKLINGGAU,LK-Seorang bocah berumur 7 tahun tenggelam di Sungai Kelingi di RT 11, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau Kamis (10/9/2020). Pencarian korban tenggelam bernama Risky Alviansyah dilakukan tim Basarnas dan Warga hingga larut malam.

Sebelumnya satu korban bernama Satria (12) warga Kelurahan Marga Rahayu Kota Lubuklinggau Jumat (11/9/2020) sekitar pukul 15.00 WIB sudah berhasil ditemukan.

Kepala Basarnas Sumsel Heri Marantika melalui Kepala Unit Basarnas MLM Wahid Ifak mengatakan pencarian yang dilaksanakan oleh seluruh pihak yang terlibat dan membentuk tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri,  BPBD, Tagana, PMI dan Mapala juga masyarakat.

Maka dikarekan hari sudah malam, dan untuk keselamatan Tim pencarian di air akan dihentikan, selanjutnya  pencarian di air akan dilanjutkan pada  terbit fajar hingga matahari tenggelam.

“Namun meskipun pencarian di air dihentikan, kita tetap akan stanby dan melakukan pemantauan di sekitar,”kata Wahid saat diwawancarai wartawan, Jumat malam.

Jadi sambungnya, pencarian di Sungai karena malam di stop, dan itu sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), demi keselamatan bersama. Sehingga pihaknya hanya memantau dari darat dan dipinggir sungai.

Dijelaskan ia, seandanya malam ini korban belum ditemukan, mulai terbit pajar pihaknya mulai melakukan pencarian kembali.

“Pencarian hari ini sudah kita laksanakan dengan penyelaman dsn dengan cara sistem circle, yaitu gerakan memutar sehingga membuat ombak dan apabila korban berada di dasar sungai diharapkan bisa naik ke atas.

“Dan ada juga yang melaksanakan dengan cara penyisiran di sungai kelingi ini,”ujarnya.

Jadi ia berharap sangat, korban segera ditemukan sehingga keluarga bisa merasa tenang dan iklas dan pihaknya juga bisa menyelasaikan tugas dengan baik tanpa ada kendala.

Sementara pihak Kelurga Sudar mengaku meskipun malam pihaknya juga akan tetap berada di lokasi dan melakukan penyisiran di pinggir sungai dengan menggunakan alat  penerang seadanya seperti center hingga keponalannya tersebut ditemukan.

“Kita juga akan terus mencari hingga malam, dan kita akan menyisir dipinggir-pingir sungai dan menjaga jaga ditempat aliran air keluar,”ujarnya.

Dijelaskannya, jika ia sudah satu malam begadang di lokasi dan berharap malam ini korban dapat timbul ke dasar sungai dengan sendirinya.

“Kita akan terus mencari malam ini, semoga keponakan saya segera ditemukan,”tutupnya.

Seperti diketahui Kepolisian Sektor Lubuklinggau Selata menyatakan kejadian dua bocah tenggelam di Sungai Kelingi di Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuklinggau Selatan, Kamis (10/9/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kedua korban yakni Risky alviansyah (7) warga Kelurahan Tanak Periuk dan Satria (12) warga Kelurahan Margarahayu Kota Lubuklknggau.

Keduanya hilang sudah satu hari satu malam. Hingga kini petugas dari Basarnas, dan Polsek Lubuklinggau Selatan sedang melakukan pencarian di seputar lokasi tenggelam. Petugas ada yang melakukan penyisiran dan juga membuat ombak dengan menggunakan perahu karet.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan Iptu Amirudin mengatakan korban bersama teman-temannya berangkat dari rumah dan  berenang di Lubuk Asai RT O1 Kelurahan Margarahayu. kemudian pada saat mandi diketahui temannya bahwa kedua anak tersebut terseret arus dan diduga tenggelam di sungai.

“Saat inj personil polsek Lubuklinggau Selatan beserta masyarakat masih mencari disekitar TKP hilangnya kedua anak dimaksud,”kata Iptu Amirudin kepada wartawan, Jumat (11/9/2020).

Saat ini kata ia, telah dilakukan koordinasi dengab lurah beserta  Tim Basarnas dan Tagana wil kota Lubuklinggau untuk melkukan pencarian dan penyisiran di sekitar TKP.

“Teman taman korban yang selamat tidak langsung memberitahukan kalau ada temannya yang terseret arus dan tenggelam,  baru diberitahukan oleh temannya pada saat orang tua korban mencari anaknya yang belum pulang dan baru diketahui sekitar jam 13.00 WIB,”ujarnya.

Untuk perkembangan sambung Kapolsek, situasi penyisiran dan pencarian korban tenggelam TKP aliran sungai kelingi sampai dengan pagi ini belum ditemukan.

“Sampai dengan saat ini kedua korban belum ditemukan,  dan saat ini masih dilakukan pencarian oleh gabungan personil polsek, Basarnas, Tim Tagana beserta masyarakat,”ujarnya.

Hari ini akan dilakukan penyusuran aliran sungai dengan menggunakan perahu karet milik Basarnas dan Tagana,  juga akan dilakukan penyelaman oleh Tim Basarnas.
Demikian yang dapat dilaporkan saat ini,  perkembangan selanjutnya akan di laporkan padA kesempatan pertama.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top