Connect with us

Bandara Silampari Lubuklinggau Kini Terapkan GeNose C-19, Harganya Segini

Foto salah satu calon penumpang di bandara silampari Kota Lubuklinggau menggunakan GeNose C-19 di klinik sekata bandara silampari

Lubuklinggau

Bandara Silampari Lubuklinggau Kini Terapkan GeNose C-19, Harganya Segini

LUBUKLINGGAU,LK-Mulai 16 April 2021, Bandara Silampari Kota Lubuklinggau, sudah menggunakan layanan alat pendeteksi virus Corona yakni GeNose C-19.

Penggunaan GeNose sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor: SE 26 Tahun 2021, tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Hari ini resmi, dengan kliknik sekata mengerjakan penggunaan GeNose C-19, Layanan GeNose ini sebagai alternatif rapid antigen dan anti bodi yang harganya terjanggkau hanya Rp60 ribu,”kata Kepala Bandara Silampari Lubuklinggau, Mega Herdiyansah, Jumat (6/4/2021).

Dikatakan Mega, dia berharap bahwa dengan adanya GeNose ini, nanti  memberikan kepercayaan dan kenyamanan bagi pengguna mode transportasi udara.

Karena diterangkan Mega, kelebihan dari penggunaan GeNose ini adalah tidak perlu di cucuk hidung, dan tidak menyakitkan seperti halnya dengan rapid antigen.

Jadi masyarakat tak perlu takut lagi untuk dirapid anti bodi, karena ini cukup dengan ditiup saja, jadi sangat mudah, sangat nyaman, dan sangat murah.

Sementara untuk pesyaratan penggunaan GeNose sendiri, calon penumpang agar 30 menit sebelum di rapid anti bodi, agat tidak memakan jengkol, pete atau makanan yang berbau tajam, selain itu tidak boleh merokok.

“Saya yakin dimasa pandemi ini terkait dengan persyaratan 30 menit ini, apalagi dibulan puasa tidak akan mengganggu,”kata dia.

Dikatakan dia, sebelum dites antibodinya calon penumpang terlebih dahulu akan di skrining.

Proses tes sediri kata dia, cukup mudah karena calon penumpang hanya perlu memasukan nafasnya ke dalam kantong yang telah disediakan. Jadi calon penumpang perlu menarik nafas sebanyak dua kali lalu mengeluarkanya.

Kemudian tarikan nafas ketiga dibuang ke dalam kantong lalu diberikan ke petugas medis.

Selanjutnya kantong berisi udara diperiksa menggunakan alat Genose C-19 yang disiapkan, hasil pemeriksaan akan keluar dalam beberapa menit.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top