Connect with us

Antrian Panjang, Para Sopir Mengaku Dirugikan

Kriminal

Antrian Panjang, Para Sopir Mengaku Dirugikan

SITUASI Antrian Panjang di SPBU Lubuk Kupang Menanti Kepastian Pengisiaan BBM Jenis Solar

LUBUKLINGGAU, LK – Akibat dari penyetopan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)di Kota Lubuklinggau,membuat para Sopir resah.

Agus (47) warga Kota Lubuklinggau mengaku dirinya sudah mengantri di SPBU Lubuk Kupang sejak Pukul 07.00 WIB merasa kecewa karena dirinya mengejar waktu untuk mengantar tenda pesanan pelanggan.

“Kalo BBM Solar lancar gawe kami lancar jugo,kalo seperti ini kami dirugikan yang jelas rugi waktu,”jelasnya.

Hal senada disampaikan Ahmad (45) sopir mobil truk yang membongkar muat sembako dari Palembang menuju Kota Lubuklinggau dan sebaliknya. Menurut dia, dirinya bersama teman-teman yang lain merasa kecewa dan dirugikan dengan kelangkaan Solar di Kota Lubuklinggau.

“Selain rugi waktu kami jugo berkurang pendapatan jika beralih ke Dexlite yang berkisar Rp.10.700. Tau la dewek kami ni sopir taunyo bos duit jalan isi Solar;”paparnya.

Sementara Safarudin (57)warga B Kecamatan Tugumulyo yang juga ikut mengantri berharap pihak Pertamina mengembalikan penyaluran BBM jenis Solar seperti semula.

“Jika alasan Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk mngurai kemacetan, kan bisa dibuka sore hari sampe malam hari. Apalagi SPBU di Siring Agung (Jalan Poros Lingkar Utara-red) tidak ada kendala kemacetan disana. Jadi tolongla kebijakan yang diambil tidak merugikan masyarakat banyak,”tegasnya.

Sebelumnya, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe melalui Kepala Disperindag, H. M. Hidayat Zaini menjelaskan bahwa pembatasan atau penyetopan penyaluran BBM Solar telah melalui rangkaian kesepakatan dalam Audiensi yang digelar Pertamina dengan Pemerintah Kota Lubuklinggau beberapa waktu lalu.

“Dalam Audiensi tersebut disepakati SPBU Lubuk Kupang dan SPBU Durian Rampak yang masih disalurkan BBM jenis Solar,”jelas Kadis Disperindag melalui via telepon, Selasa (22/01/2019).

Sementara lanjut Dayat sapaan akrab H. M. Hidayat Zaini untuk SPBU Kelurahan Marga Mulya distop penyaluran karena berdekatan dengan sekolahan begitu juga SPBU Kelurahan Lubuk Tanjung berdekatan dengan Kodim.

“Intinya kebijakan tersebut sebagai upaya mengurai kemacetan di sejumlah SPBU di Kota Lubuklinggau,”papatmrnya.

Terpisah, Taufikurrachman selaku Section Head Communications and Relations Pertamina wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) saat dikonfirmasi menuturkan bahwa Pertamina tidak menghapus penyaluran BBM jenis Premium maupun Solar di Kota Lubuk linggau maupun di Sumbagsel.

“Sesuai rapat koordinasi dengan pihak Pemkot dalam pengaturan kuota BBM bersubsidi, kami menyalurkan ke SPBU akses ke luar kota ,untuk SPBU Durian Rampak akses ke Provinsi Jambi dan SPBU Lubuk Kupang akses ke Palembang , demikian terima kasih,”tegasnya.

Dia menambahkan, ditetapkannya 2 (dua) SPBU tersebut sudah melalui hasil rapat koordinasi dan tidak ada unsur kepentingan apapun.

“Maaf ,Pertamina tidak memiliki kepentingan tersebut, yang jelas kami akan menyalurkan BBM sesuai dengan kuota yang ditetapkan Pemerintah,”pungkasnya.(KTB -01)

Penulis :Reki Alpiko –
Copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top