Connect with us

Ampera Batu Sangkar Diserbu Warga

Lubuklinggau

Ampera Batu Sangkar Diserbu Warga

 

Foto Ilustrasi

AMPERA dimata masyarakat Provinsi Sumatera Selatan sudah tak asing lagi apalagi dimata masyarakat Indonesia pada umumnya terlebih lagi dimata masyarakat Dunia sehingga menjadi icon Kota Palembang.

Namun, di Bumi Silampari ada juga yang namanya ‘Ampera Batu Sangkar’. Anda penasaran dengan nama tersebut? Yok disimak liputan awak media linggauklik.com berikut ini.

Linggauklik.com

Kalian pasti berfikir bahwa nama ‘Ampera Batu Sangkar’ adalah suatu tempat yang bersejarah ataupun bangunan layaknya jembatan Ampera dan menjadi icon suatu daerah tertentu bukan?

Ampera Batu Sangkar yang ada di bumi Silampari tepatnya di Jalan Sultan Mahmud Badarudin II Kelurahan Simpang Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan I ini adalah sebuah nama warung nasi serba Rp.10.000 milik Uda Jefri.

Nama Batu Sangkar sendiri diambil dari nama suatu daerah, dimana pria (28) ini berasal. Sedangkan nama Ampera sendiri berarti lesehan. Jadi Ampera Batu Sangkar berarti lesehan warung makan asal Daerah Batu Sangkar.

Warung makan serba Rp.10.000 ini sudah berdiri sejak 2 (dua) tahun silam. Warung makan yang dibuka sejak pukul 11.00 WIB ini kurang dari 2 (dua) jam sudah habis diserbu pembeli.

NAMPAK Uda Jefri Sedang Membungkus Nasi Yang Dipesan Pelanggan Yang Mulai Mengantri

Menu yang ditawarkan pun cukup bervariasi mulai dari ayam bakar, ikan bakar, ayam goreng, ikan lele, asam pade dan sayur-sayuran sebagai pelengkap sajian.

“Setiap harinya saya siapkan 90 potong menu yang terbagi dalam berbagai varian dan alhamdulilah kurang dari 2 jam terkadang sudah habis diserbu pembeli,”jelas pria lajang asal Daerah Batu Sangkar Padang Kota Provinsi Sumatera Barat kepada awak media linggauklik.com disela-sela melayani pembeli, Selasa (22/01/2019).

Uda Jefri menambahkan omset yang dihasilkan setiap harinya berkisar Rp.900.000,-(sembilan ratus ribu rupiah).

“Setelah dihitung biaya bahan baku menu masakan, saya hanya mendapatkan keuntungan bersih Rp.200 ribu/harinya,”paparnya sambil tersenyum kecil.

Untuk kalangan pelanggan sendiri, dirinya mengaku berasal dari semua kalangan masyarakat,mulai dari PNS, Pegawai Swasta, Guru, Sopir, Mahasiswa, Wartawan, Pekerja Bangunan maupun kalangan emak-emak.

Namun, ketika disinggung apakah tidak takut tersaingi dengan banyaknya warung makan serba Rp.10.000,-di Kota Lubuklinggau? Dirinya tak takut karena rezeki sudah diatur sang pencipta.

“Tak perlu takut tersaingi, yang jelas kita selalu menjaga cita rasa demi memanjakan lidah pecinta kuliner di Kota Lubuklinggau,”ujarnya.

Sementara itu, Imron (35) salah seorang pelanggan setia rumah makan Ampera Batu Sangkar mengaku dirinya sering mengunjungi lesehan Uda Jefri. Namun,terkadang tidak kebagian.

“Selain cita rasanya cocok dilidah porsi nasinya pun cukup banyak dan tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Jadi bagi teman-teman dan masyarakat Kota Lubuklinggau jika berminat silahkan mencoba,”tutupnya.(KTB-01).

Penulis : Reki Alpiko –
Copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top