Connect with us

Terdakwa Kasus Pelecehan Al-Quran Dituntut 5 Tahun

Kriminal

Terdakwa Kasus Pelecehan Al-Quran Dituntut 5 Tahun

LUBUKLINGGAU, LK – Sidang tuntutan pelaku diduga melecehkan kitab suci berlangsung di Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Selasa (23/10/2018). Ario Febriansyah, warga Desa Srijaya Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang menjadi terdakwa dituntut lima tahun penjara. Ia dianggap secara sengaja melanggar pasal 28 ayat 2 Jo 45A ayat 2 dan atau Pasal 27 ayat (1) dan ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (1) dan (3) UU RI No.19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sidang dipimpin oleh Majelis Hakim Indra Lesmana, didampingi Syahreza Papelma dan Andi Barkan serta Jaksa Penuntut Umum (JPU), Nanda Hardika. Selama sidang berlangsung dari pukul 11.00 WIB – 11.30 WIB, Ario hanya menunduk seolah menyesali perbuatannya.Sesekali matanya menerawang ke atas, lalu menoleh ke kiri dan ke kanan.

Usai persidangan, Ario mengaku tidak menginjak-injak kitab suci sebagaimana informasi yang beredar di masyarakat. Ario mengatakan, saat itu ia hanya meletakkan kaki di atas kitab suci.

“Saya tidak menginjak-nginjak tapi meletakkan kaki di atasnya,” terangnya di depan Majelis Hakim, Senin (23/10/2018).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Ario ditangkap Polisi setelah foto-foto dirinya beredar di media sosial mencoret-coret dan menginjak kitab suci.

Dalam akaun facebook miliknya saat itu, Ario juga menantang aparat maupun warga yang ingin menangkapnya. Bahkan ia juga memposting alamat tempat tinggalnya sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya.
Untuk itu, ia meminta majelis hakim mempertimbangkan sebelum mengambil keputusan.
“Mohon dipertimbangkan lagi jangan memperadukkan (mencampur-adukkan) urusan tuhan dengan hukum,” tambahnya. (awa)

Penulis: Sudirman Рcopyright@linggauklik.com 2018

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top