Connect with us

Tak Masuk Kerja 30 Hari, Tiga Polisi di Lubuklinggau Dipecat Tidak Hormat

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa saat melaksanakan upacara PDTH personilnya, nampak petugas provos Polres Lubuklinggau membawa foto tiga polisi yang dipecat karena tak hadir saat acara.

Kriminal

Tak Masuk Kerja 30 Hari, Tiga Polisi di Lubuklinggau Dipecat Tidak Hormat

LUBUKLINGGAU,LK-Kepala Polisi Resor (Kapolres) Lubuklinggau, Rabu (10/21/2020) memecat tiga personelnya dengan tidak hormat.

Pemecatan Dengan tidak hormat (PDTH) itu dilakukan dalam sebuah upacara pemecatan di Mapolres Lubuklinggau, namun tanpa dihadiri ketiganya (in absensia).

ketiga personil itu adalah Bripda IM, Aipda ZP dan Bripka HN. Mereka dipecat karena melakukan pelanggaran disiplin dalam berdinas di kepolisian.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa memimpin langsung pelaksanaan upacara PTDH tersebut, dalam sambutannya ia menyampaikan proses pemecatan tiga Polisi ini sudah sesuai dengan surat keputusan (Skep) yang dikeluarkan oleh Polisi daerah (Polda) Sumsel.

“Ketiganya tidak hadir karena ada yang masih desersi dan menjalani rehabilitasi,”kata Kapolres AKBP Mustofa kepada wartawan.

Menurut Mustofa, pemecatan ketiganya dikarenakan tidak pernah masuk kerja atau dinas atau kita kenal dengan disersi berturut-berturut tidak pernah masuk kerja selama 30 hari. Dan diketahui bahwa Ketiga anggotanya ini memang sudah lama tidak masuk dinas, bahkan ada satu anggota yang sejak tahun 2016 lalu sudah tidak masuk kerja.

Memang kata ia, mereka sudah selayaknya dilakukan PTDH, proses PDTH ini juga sudah sesuai dengan mekanisme melaui sidang kode etik. Sejak awal sudah kita bina, namun, yang bersangkutan ini tidak bisa lagi kita bina.

Dan karena tidak bisa dibina lagi, akhirnya Polri mengambil langkah tegas, sebab sesuai komitmen bapak Kapolri dan Kapolda Sumsel yang dipertahankan itu hanya anggota yang bisa dibina saja.

“ Mohon maaf terpaksa harus kita PTDH dan mereka juga tidak hadir atau in absensia,” tegasnya.

Padahal sangat disayangkan ketiga anggota yang di PTDH itu semuanya masih muda, karena ada kelahiran 79, 81 dan 95. Masih muda namun sudah di PTDH. Oleh karena itu ia mengajak kepada anggota Polres Lubuklinggau untuk mengurangi pelanggaran baik itu pidana maupun narkoba, karena apabila sudah tersandung pidana pimpinan Polri sudah komitmen akan ditindak tegas, tanpa ampun.

Selama ia berdinas di Kota Lubuklinggau sudah lima anggota di sidang PDTH, namun baru tiga yang sudah keluar Skep dan duanya belum keluar masih di proses di Polda Sumsel.

“Semua seusai dengan mekanismenya mulai dari rapat hingga sidang. Sehingga ketika keluar Skep PDTH tidak menimbulkan permasalahan-permasalahan dikemudian hari,” pungkasnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top