Connect with us

Sudirman Pembunuh Guru SMP Negeri 12 Linggau Divonis 15 Tahun Penjara

Kriminal

Sudirman Pembunuh Guru SMP Negeri 12 Linggau Divonis 15 Tahun Penjara

LUBUKLINGGAU,LK-Terdakwa kasus pembunuhan terhadap istrinya sendiri yang sempat membuat warga Kota Lubuklinggau Heboh yakni terdakwa Sudirman (36) warga Jalan Mangga Besar Kelurahan Kenanga Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau divonis hakim dengan kurungan penjara 15 tahun, Selasa (17/9/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Terdakwa Sudirman divonis majelis hakim lantaran melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri bernama Rozalina (36) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) guru di SMP Negeri 12 Kota Lubuklinggau.

Persidangan yang langsung dipimpin oleh ketua Pengadilan Negeri Lubuklinggau Mimi Haryani yang didampingi Indra Lesmana Karim dan Yuliana, serta di hadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sumar Herti, serta terdakwa didampingi Penasehat Hukumnya.

Dipersidangan Majelis hakim  menyatakan terdakwa tidak terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam pasal 340 KUHP dan membebaskan terdakwa dari hukuman.

“Dan menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah melakukan pembunuhan sebagaimana diatur dalam pasal 338 KUHP dan menjatuhkan terdakwa dengan hukuman pidana selama 15 tahun,”ujarnya dipersidangan

Sebelumnya JPU Sumar Herti menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar tidak pidana sebagai diatur dalam pasal 340 KUHP dan menuntut terdakwa dengan penjara selama 18 tahun.

Kemudian majelis hakim menanyakan kepada JPU, apakah dengan putusan yang dijatuhkan majelis terima atau melakukan pikir-pikir. Lalu JPU dipersidangan akan melakukan opsi pikir-pikir.

Seperti diketahui, Sudirman yang menjalani persidangan karena telah melakukan tindakan pembunuhan terhadap Rozalina (36) yang merupakan istrinya sendiri Rabu (6/3/2019) sekitar pukul 14.40 WIB. Korba tewas dengan empat luka tusuk. Kejadian pembunuhan tersebut terjadi dirumahnya.

Menurut pengakuannya saat di BAP pihak kepolisian dan saat menjalani persidangan dakwaan, dirinya merasa kesal karena korban telah memaki-maki dirinya, bahkan pada saat puncak permasalahan dirinya merasa tidak senang karena istrinya bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) berkat kerja dan dukungan dirinya, namun korban malah merendahkan dirinya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top