Connect with us

Sopian-Raden Warga Muba Ini Sengkokol Jadi Spesialis Pencuri Motor di Masjid Lubuklinggau

Foto Pelaku duduk dibawah saat akan dirilies oleh petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, Rabu (2/9/2020)

Kriminal

Sopian-Raden Warga Muba Ini Sengkokol Jadi Spesialis Pencuri Motor di Masjid Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU,LK-Seorang Spesialis Pencuri sepeda motor yang kerap beraksi dilingkungan Masjid di Kota Lubuklinggau ditangkap Sat Reskrim Polres Lubuklinggau.

Pelaku bernama Sopian Hadi, ia merupakan Residivis yang baru saja keluar dari Lapas Muba dalam perkara sama, pelaku bebas karena program asimilasi ini sudah 10 kali menjalankan aksinya di Kota Lubuklinggau.

Puncaknya warga Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba ini kembali tertangkap setelah gagal mencuri motor di depan Daylidose Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Sabtu (29/8/2020) lalu.

Saat itu, selain menangkap pelaku,
polisi mengamankan barang bukti kunci T hingga beberapa jenis, satu bilah pisau, ketapel, tas hitam, sepatu dan sarung tangan.

Sopian mengakui, telah melakukan sejumlah aksi pencurian di beberapa lokasi di Kota Lubuklinggau, terutama dilingkungan masjid saat para jamaah sedang salat.

“Jumlahnya saya lupa, kalau di masjid saya pura-pura mau salat, ambil wudhu dulu, saat orang salat motornya saya ambil,” kata Sopian pada wartawan saat pers rilis di Polres Lubuklinggau, Rabu (2/9/2020).

Dalam menjalankan aksinya, ia tak seorang diri melainkan dibantu oleh temannya Raden yang kini berstatus sebagai DPO. Saat beraksi Raden bertugas menunggu dan mengamati situasi di luar pagar masjid.

“Saya masuk kedalam pakai peci, setelah motor dapat, saya bawa keluar kami pergi, dalam sekali beraksi paling lama lima menit, kadang tidak sampai tergantung motornya,” ungkapnya.

Namun, dari sekian banyak kendaraan bermotor, yang paling diincarnya adalah Honda Revo dan motor matic, selain mudah mengambilnya harga jualnya juga cukup tinggi dibandingkan motor lainnya.

“Setiap kami dapat motor langsung kami bawak ke dusun untuk dijual, sekali jual harganya Rp 2 juta, duitnya kami bagi untuk makan dan beli pakaian,” ujarnya.

Ia juga mengaku, tinggal di Kota Lubuklinggau baru satu setengah bulan terakhir, ia bersama temannya mengontrak diwilayah Kecamatan Lubuklinggau Selatan.

“Baru satu setengah bulan kami disini (Linggau) habis keluar penjara kemarin, kami juga tidak hanya ngambil motor,  tapi bongkar rumah juga,” terangnya.

Sementara Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa melalui Kasatreskrim AKP Alex Andriyan menyampaikan, pelaku  merupakan spesialis pencuri kendaraan bermotor di masjid.

“Sopian ini spesialis kendaraan bermotor TKP-nya kebanyakan di Masjid, dia ini warga Musi Banyu Asin, yang ngontrak di Lubuklinggau bersama rekannya Raden saat ini DPO,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebelum melakukan aksinya, kedua pelaku maving keliling mencari sasaran kendaraan bermotor di masjid-masjid, setelah dapat sasaran mereka turun dan pura-pura mau salat.

“Tapi bukan hanya di masjid saja, ada juga beberapa rumah yang dibongkar Sopian Hadi ini, akan tetapi sasaran utamanya nomor satu tetap motor juga,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penyelidikan dan investigasi oleh Polisi dilapangan, mereka sudah melakukan aksi kejahatan sebanyak 10 TKP di Kota Lubuklinggau, kemungkinan akan bertambah, karena saat ini Satreskrim tengah berkoordinasi dengan Polsek Lubuklinggau Selatan.

“Mereka kita tangkap saat Sopian ini bersama rekannya akan mencuri motor dengan kunci T dan berhasil kita tangkap, karena memang sudah lama kita lakukan penyelidikan,” tambahnya. (rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top