Connect with us

Simpan Sabu, Samsi “Diterkam” Tim Eagle Satnarkoba Polres Mura

Kriminal

Simpan Sabu, Samsi “Diterkam” Tim Eagle Satnarkoba Polres Mura

MUSI RAWAS LK-Satnarkoba Polres Mura, berhasil membekuk terduga pengedar narkotika jenis sabu dijalan Desa Tanah Priuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, sekitar pukul 01.00 WIB, Sabtu (20/11/2021).

Diketahui identitas tersangka yakni, Samsi (43), warga Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti (BB), satu plastik klip kecil yang didalamnya berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu seberat 0,20 gram, satu unit sepeda motor merk Honda Vario warna hitam dengan Nopol BG-4719-HH.

Saat diintrogasi tersangka mengakui bahwa benar barang bukti tersebut adalah miliknya.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy melalui Kasat Narkoba, AKP Herman Junaidi didampingi Kanit I, Ipda Eko dan Kanit II, Ipda Hendra saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus tersangka, Samsi.

“Tersangka dibekuk, dijalan Desa Tanah Priuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, saat digeledah ditemukan satu plastik klip kecil yang didalamnya berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu seberat 0,20 gram, satu unit sepeda motor merk Honda Vario warna hitam dengan Nopol BG-4719-HH,” kata AKP Herman didampingi Ipda Eko dan Kanit II, Ipda Hendra.

AKP Herman menjelaskan, tersangka dibekuk berdasarkan laporan polisi LP-A/ 176 /XI/2021/SPKT.SAT RESNARKOBA/POLRES MURA/POLDA SUMSEL tanggal 20 November 2021.

Bermula saat anggota mendapat laporan oleh warga, bahwa tersangka menyimpan narkoba dijalan Desa Tanah Priuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura.

Lalu, anggota meluncur kelokasi, setiba dilokasi ternyata benar, tanpa pikir panjang anggota meringkus tersangka dan digelandang ke Polres Mura.

“Jadi, saat anggota tiba, tersangka kebetulan ada di TKP, anggotapun bergerak cepat, sehingga tersangka berhasil dibekuk,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kasat menjelaskan, tersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 4 (empat) tahun dan maksimal 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).

“Saat ini tersangka, masih dilakukan pendalaman, sejauh mana yang bersangkutan terlibat dengan barang haram tersebut,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top