Connect with us

Simpan Sabu Dilipatan Kasur, IRT Pengedar “Serbuk Setan” Dibekuk

Kriminal

Simpan Sabu Dilipatan Kasur, IRT Pengedar “Serbuk Setan” Dibekuk

MUSI RAWAS LK-2,06 Gram kristal putih diduga narkotika jenis sabu, berhasil sita dan diamankan oleh Satnarkoba Polres Musi Rawas (Mura).

Barang haram tersebut berhasil disita dari, seorang perempuan berinisial TK (52), warga Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara.

Tersangka digerebek saat berada didalam rumah, di Desa Prabumulih I, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (11/8/2021). Saat ini tersangka, meringkuk disel tahanan Mapolres Mura.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, tersangka diringkus bermula saat anggota mendapatkan informasi dari warga akan terlibat dalam perkara narkotika.

Selanjutnya, anggota meluncur ke lokasi langsung meringkus tersangka. Saat dilakukan penggeledahan anggota menemukan BB diantaranya, satu buah kotak permen warna ping yang di dalamnya berisikan, 12 bungkus plastik klip kecil yang didalamnya berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 2,06 gram.

Dimana barang haram ditemukan dilipatan kasur didalam kamar tersangka, dan tersangka mengakui BB tersebut didapatkan warga berinisial DN (DPO) asal warga di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara.

Selanjutnya tersangka berikut BB dapat diamankan dan dibawa ke ruang Satres Narkoba Polres Mura untuk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy melalui Kasat Narkoba, AKP Denhar saat dikonfirmasi sesuai dengan laporan polisi Lp-A/ /VIII/2021/SPKT/UNIT NARKOBA/RES MURA/SUMSEL tgl 11 Agustus 2021, membenarkan hal tersebut, hanya saja pelakunya sudah ditahan di polres.

“Memang ada, anggota telah meringkus tersangka berikut BB, saat ini tersangka masih dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ucapnya.

AKP Denhar menjelaskan, tersangka, dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 4 (empat) tahun dan maksimal 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).

“Saat ini tersangka, masih dilakukan pendalaman, dan petugas masih dilakukan pengejaran terhadap DN,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top