Connect with us

Simpan Sabu di Rak Piring, Dodi Nginap di Hotel Predeo

Kriminal

Simpan Sabu di Rak Piring, Dodi Nginap di Hotel Predeo

MUSI RAWAS LK-Satnarkoba Polres Mura, berhasil membekuk terduga pengedar narkotika jenis sabu dirumahnya di Desa Sukarame, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Mura, sekitar pukul 20.00 WIB, Selasa (23/11/2021).

Diketahui identitas tersangka yakni, Dodi Paredi (42), warga Desa Sukarame, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Mura.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti (BB), satu buah alat hisap sabu (bong) yang terbuat dari bekas botol lasegar dan tiga bungkus plastik klip kecil yang berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu seberat 0,48 gram.

BB tersebut ditemukan dirak piring yang terletak dibelakang dapur rumah tersangka. Saat diintrogasi tersangka mengakui bahwa benar barang bukti tersebut adalah miliknya.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy melalui Kasat Narkoba, AKP Herman Junaidi didampingi Kanit II, Ipda Hendra saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus tersangka, Dodi.

“Tersangka dibekuk, dirumah di Desa Sukarame, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Mura, saat digeledah ditemukan satu buah alat hisap sabu (bong) yang terbuat dari bekas botol lasegar dan tiga bungkus plastik klip kecil yang berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu seberat 0,48 gram,” kata AKP Herman didampingi Kanit II, Ipda Hendra.

AKP Herman menjelaskan, tersangka dibekuk berdasarkan laporan polisi Lp-A/ 179/XI/2021/SPKT.SATRESNARKOBA/RES MURA/ SUMSEL.

Bermula saat anggota mendapat laporan oleh warga, bahwa tersangka menyimpan narkoba dirumah di Desa Sukarame, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Mura.

Lalu, anggota meluncur kelokasi, setiba dilokasi ternyata benar, tanpa pikir panjang anggota meringkus tersangka dan digelandang ke Polres Mura.

“Jadi, saat anggota tiba, tersangka kebetulan ada di TKP, anggotapun bergerak cepat, sehingga tersangka berhasil dibekuk,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kasat menjelaskan, tersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 4 (empat) tahun dan maksimal 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).

“Saat ini tersangka, masih dilakukan pendalaman, sejauh mana yang bersangkutan terlibat dengan barang haram tersebut,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top