Connect with us

Simpan Sabu Dalam Paralon, Sarkoni Puasa di Balik Jeruji Besi

Kriminal

Simpan Sabu Dalam Paralon, Sarkoni Puasa di Balik Jeruji Besi

MUSI RAWAS LK-Tim Eagle Satnarkoba Polres Mura, berhasil membekuk terduga penyalaguna narkotika jenis sabu dan ekstasi di Kampung III, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, sekitar pukul 05.00 WIB, Sabtu (09/4/2022).

Diketahui tiga identitas tersangka, Sarkoni (44), warga Kampung III, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti (BB), satu buah pipa paralon yang didalamnya terdapat, satu bungkus plastik transparan yang berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan seberat 1,86 gram.

Kemudian, satu bungkus plastik klip kecil yang berisikan pil warna merah muda merk “LV” yang diduga narkotika jenis ekstasi seberat 0,42 gram. Barang bukti ditemukan di dapur rumah pelaku dan pelaku

Barang bukti narkotika ditemukan didapur rumah tersangka, dan tersangka mengakui benar miliknya saat diintrogasi.

Kapolres Mura, AKBP Achmad Gusti Hartono melalui Kasat Narkoba, AKP Herman Junaidi didampingi Kanit I, Ipda Eko dan Kanit II, Ipda Hendra saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus tersangka, Sarkoni.

“Tersangka dibekuk, di Kampung III, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura ,” kata AKP Herman didampingi Ipda Eko dan Hendra, Senin (11/4/2022).

AKP Herman menjelaskan, tersangka dibekuk berdasarkan laporan polisi Lp-A/ 50/ IV /2022/SPKT.SATRESNARKOBA/RES MURA/ SUMSEL.

Bermula saat anggota mendapat laporan oleh warga, bahwa tersangka menyimpan narkoba di Kampung III, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura.

Lalu, anggota meluncur kelokasi, setiba dilokasi ternyata benar, tanpa pikir panjang anggota meringkus tersangka dan digelandang ke Polres Mura.

“Jadi, saat anggota tiba, tersangka kebetulan ada di TKP, anggotapun bergerak cepat, sehingga tersangka berhasil dibekuk,” ucapnya.

Tersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 4 (empat) tahun dan maksimal 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).

“Saat ini tersangka, masih dilakukan pendalaman, sejauh mana yang bersangkutan terlibat dengan barang haram tersebut,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Kriminal

Trending

Terkini

LinggauKlik

To Top