Connect with us

Sidang Kedua Kasus Penganiayaan Karyawati TAG Linggau, Jaksa Hadirkan Empat Saksi

Foto proses persidangan melalui virtual

Kriminal

Sidang Kedua Kasus Penganiayaan Karyawati TAG Linggau, Jaksa Hadirkan Empat Saksi

LUBUKLINGGAU,LK-Terdakwa kasus penganiayaan Esti Kumala Ningsi (38) kali ini jalani sidang kedua dengan agenda pembuktian dan Pemeriksaan saksi saksi, di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Selasa (30/11/2021).

Sidang secara zoom metting dipimpin Ketua Majelis Hakim Tri Lestari didampingi Hakim Anggota Ferri  Irawa  dan Marselinus Ambarita  serta Panitera Pengganti (PP) Emi Huzaimah. Karena pandemi Covid-19, sidang diadakan dengan Zoom Meeting dan terdakwa berada Lapas Klas IIA Lubuklinggau

Dalam sidang pembuktian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yuniar mengahdirkan empat orang saksi dipersidangan.

Tiga dari empat saksi yang dihadirkan memberikan keterangan dihadapan majelis, sementara 1 saksi yang merupakan Suami terdakwa mengundurkan diri sebagai saksi.

Dihadapan majelis Ruri Prayoga Pimpinan PT. Tunas Auto Graha (TAG) atau Toyota Lubuklinggau tempat korban bekerja, ikut memberikan keterangan sebagaimana yang diperlukan dalam proses persidangan

Ruri dalam kesaksian, kejadian penganiayaan itu bermula, terdakwa Esti atas permasalahan ditundanya pengambilan mobil karena ada problem teknis admimistrasi di mandiri auto finance.

Karena ditolak pengajuan tersebut sontak terdakwa dan meminta tolong uang muka Rp.10 juta yang diberikanya kepada Keryawati TAG tersebut cepat di kembalikan Karna uang yangg digunakan untuk uang muka mobil tesebut juga ada kaitanya sama suami si Esti.

Dari penjelasan korban Novita, suami terdakwa juga mendesak Esti untuk mendapatkan uang DP mobil tersebut cepat kembali

Sementara korban Novita dipersidangan menyebutkan, jika dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian fisik dan materil.

“aku mengalami luka 27 jahitan  dan hp aku juga dirampas oleh Esti aku jugo lihat HP itu dimasukanya dalam tas yang di pakainya dan aku sempat jugo lihat pisau yang bergagang kayu itu pas di pegang Esti,”ujar korban dihadapan menjelis hakim.

Korban juga mengaku,  setelah ditusuk langsung terjatuh, saat dia terjatu dia meminta tolong, sambil menangis, dan dilokasi dia melihat Esti masih membawa pisau itu sambil mendekati korban.

Lanjut Korban, karena teriakannya, terdakwa berlari dengan orang yang tidak dikenalinya menggunakan sepeda motor berwarna putih.

Seperti diketahui, kejadian Selasa (22/6/2021) sekira pukul 10.00 WIB tersangka mengajukan pembelian kredit Mobil Toyota Agya di PT TAG Lubuklinggau. Tersangka minta tolong dengan korban selaku karyawan di sana. Setelah tersangka melengkapi berkasnya, ternyata tidak diACC sehingga tersangka merasa kecewa terhadap korban.

Ketika korban baru saja pulang dari tempat kerjanya, ia didatangi tersangka. Tersangka meminta korban agar membantunya mencari uang pinjaman. Karena korban kenal, korbanpun berbaik hati akan membantu korban mencari uang pinjaman.

Awalnya mereka keliling Lubuklinggau, lalu pukul 14.00 WIB akhirnya mereka sampai di Jalan Raya Rahma, Kelurahan Perumnas Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I. Di lokasi, ada seorang lelaki (diduga teman tersangka) yang sudah menunggu di atas sepeda motor. Kemudian, korban diminta tersangka untuk menepikan Sepeda Motor Honda Beat, korbanpun menuruti tersangka dan berhenti ditepi jalan didekat teman laki-laki tersangka yang sudah menunggu lebih awal.

Saat tersangka turun dari sepeda motor milik korban, tersangka tiba-tiba langsung merampas smartphone korban, sambil menusuk lengan kanan korban dengan sajam sekali. Melihat korban sudah terluka, tersangka dan teman laki-lakinya berniat akan merampas sepeda motor.

Namun, belum sempat melancarkan aksinya, dalam kondisi terluka, korban berteriak meminta tolong. Melihat ada warga, para tersangka gagal merampas sepeda motor dan langsung tancap gas kabur membawa smartphone korban dengan sepeda motor laki-laki itu.

Warga yang melintas melihat korban terluka langsung berusaha menyelamatkannya, dengan membawa korban ke rumah sakit. Lalu korban mendapatkan 27 jahitan.(roem)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top