Connect with us

Rumah Kosong Saksi Bisu, Mahasiswa Diduga Nekat Perkosa Tunangan

Kriminal

Rumah Kosong Saksi Bisu, Mahasiswa Diduga Nekat Perkosa Tunangan

MUSI RAWAS LK-Diduga lantaran tidak bisa tahan menahan hawa nafsu dan menyandang status resmi dalam pernikahan, membuat, Muhammad Wahyu Arya Pratama (21), nekat memperkosa tunangannya sendiri berinisial, MS (20).

Akhirnya, mahasiswa asal warga Dusun II Desa Marga Tani, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas (Mura), diringkus Satreskrim Polres Mura, saat dipanggil dan diintrogasi penyidik di Polres Mura, sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (27/10/2020).

Kejadian bejat tersebut diduga dilakukan tersangka di dalam rumah kosong di Desa Ngestikarya, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Mura, sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (14/10/2020).

Berdasarkan informasi yang didapatkan, kejadian bejat tersebut terjadi diduga bermula saat pelaku meminta izin kepada orang tua korban hendak mengajak korban untuk pergi jalan-jalan.

Saat diperjalanan tersangka mengajak korban ke rumah kosong di Desa Ngestikarya, entah setan apa yang masuk kepikiran pelaku, sehingga dengan cara memaksa mengajak korban masuk ke dalam rumah tersebut dengan cara digendong.

Kemudian saat sampai di dalam kamar korban dijatuhkan ke lantai, mulut korban di tutup dan tangan korban di pelintir ke belakang, kemudian pelaku langsung memperkosa korban.

Korban terus berusaha melawan dan melarikan diri tetapi dihalangi pelaku dengan cara ditarik baju dan rambut sehingga korban terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Selanjutnya, akibat kejadian tersebut korban melaporkan pelaku ke Mapolres Mura, berharap pelaku bisa diamankan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Lalu pelaku dipanggil ke Polres Mura, untuk dimintai keterangan sesuai dengan laporan korban.

Pada, Selasa (27/10/2020), sekitar pukul 10.00 WIB, tersangka datang ke Polres Mura memenuhi panggilan polisi sebagai saksi.

Setelah dilakukan pemeriksaan bahwa saksi mengakui semua perbuatannya selanjutnya melalui gelar perkara hingga menetapkan saksi sebagai tersangka dan dilakukan tindakan tegas berupa penangkapan dan penahanan.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy saat dikonfirmasi membenarkan adanya perkara tersebut, namun yang bersangkutan sudah dilakukan penahanan guna mempertanggung jawabkan perbuatan.

“Benar, adanya perkara pemerkosaan, hanya saja tersangka sudah ditahan berikut Barang Bukti (BB), diantaranya, satu dress lengan pendek warna coklat, satu BH warna pink, satu celana dalam warna putih dan satu celana pendek warna putih pink,” singkatnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top