Connect with us

Polisi Gelar Rekontruksi Pembunuhan Jukir di Terminal Atas

Foto petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau saat sedang menggelar rekontruksi kasus pembunuhan juru parkir di terminal atas

Kriminal

Polisi Gelar Rekontruksi Pembunuhan Jukir di Terminal Atas

LUBUKLINGGAU,LK-Ajie Duah alias Temu (28) warga Kelurahan Talang Muara Enim, Kota Lubuklinggau, setelah Sempat buron kurang lebih 2,5 tahun, akhirnya pelaku penganiyaan yang menyebabkan Kolbi (48) meninggal dunia, kini ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau bersama petugas Ranmor Polrestabes, Palembang.

Pelaku sendiri ditangkap pada Selasa (2/1/2021) sekira pukul 01.00 WIB, Pelaku ditangkap petugas saat sedang berada di rumah neneknya di Lorong Kuto Batu, Kelurahan 27 Ilir Kecamatan IB II, Palembang.

Meski sempat panik melihat kedatangan petugas yang mengenakan baju preman, namun pelaku tak bisa mengelak setelah petugas mengepungnya.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kasat Reskrim AKP Ismail mengatakan, benar penangkapan pelaku itu di Palembang.

Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, mendapat informasi dari petugas kejahatan kekerasan (Jatanras) Poltabes Palembang, bahwa ada pelaku yang dicurigai adalah DPO Polres Lubuklinggau dalam kasus pembunuhan.

Mendapat laporan tersebut, pihak lalu berkoordinasi dan petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau langsung berangkat ke Palembang, dan bersama Jatanras menangkap pelaku.

“Kejadian pembunuhan tersebut terjadi di pasar terminal atas, pada 26 April 2018 lalu,”kata AKP Ismail kepada wartawan, Selasa (23/2/2021) usai melakukan rekontruksi adegan pembunuhan tersebut.

Korbannya sendiri bernama Qolbi alias Ompong, antara korban dan pelaku ini sama-sama bekerja sebagai juru parkir di pasar terminal atas.

sementara sambung Kasat, untuk motif sendiri dilatarbelakangi korban yang ingin mengusai lahan parkir yang digarap oleh pelaku.

Kasat mengatakan, jika hari ini guna mendapatkan kronologis yang sebenarnya dan guna proses penyidikan, petugas melakukan gelar rekontruksi.

Dalam rekontruksi yang digelar, terdapat 8 adegan.

“Dalam rekon terungkap, usai korban memukul pelaku, pelaku langsung mencabut pisau yang dibawanya dan menusuk perut korban dan menyebabkan korban meninggal dunia,”kata Kasat.

Kasat menambahkan, pelaku ini juga merupakan seorang residivis dalam kasus penganiayaan berat.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top