Connect with us

Polisi Dalami Sindikat Peredaran Narkoba, Siapa Pemodal Dari Sabu Senilai Rp.14 Miliar

Foto pelaku Niko dan barang Bukti yang berhasil diamankan kemaren

Kriminal

Polisi Dalami Sindikat Peredaran Narkoba, Siapa Pemodal Dari Sabu Senilai Rp.14 Miliar

LUBUKLINGGAU,LK-Polisi saat ini terus mendalami hasil ungkap kasus jaringan peredaan narkoba yang berhasil mengamankan 13 Kg sabu dan 2.200 Pil Ekstasi dari se0rang pelaku berapa hari kemarin.

Kini Polisi sedang mendalami dugaan adanya pemodal dari barang haram yang diamankan tersebut.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono mengatakan, mengenai pemodal sendiri pihaknya masih dalami. Tentunya pihaknya akan melakukan pengembangan dari pelaku sendiri, apakah betul pelaku, berpropesi sebagai seorang tukang ojek.

“Sementara untuk pengembangan dari pada kasus peredaran narkoba yang mana kita berhasil ungkap kasus sabu seberat 13 kg, terus melakukan pendalaman kita, karena ada indikasi beberapa kelompok atau sindikat yang bermain disini,”kata AKBP Nuryono kepada wartawan, Senin (15/11/2021).

Dijelaskan Kapolres, mereka ini para sindikat narkoba tentunya mengirim melintasi jalur di Kota Lubuklinggau, dan inilah yang sedang didalami selanjutnya tugas kedepan untuk mengungkap kasus selanjutnya.

Selain itu tegas Kapolres, untuk barang bukti narkoba yang berhasil diamankan akan segera dimusnakan dalam waktu dekat ini.

Kapolres menambahkan, dia juga menegaskan untuk anggotanya yang terlibat dalam peradaran narkoba, akan dia tindak tegas.

“Pasti secara tegas saya sampaikan, akan saya tindak apabila ada anggota kita, ada anggota polres Lubuklinggau yang bermain disana,”tagasnya.

Seperti diketahui Berita sebelumnya, Sabu seberat 13 Kg dan pil ektasi sebanyak 2.200 butir asal medan, berhasil diamankan Sat Narkoba Polres Lubuklinggau dari seorang buruh asal Kota Lubuklinggau, Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

Pelaku yakni Rafhika alias Niko (31) warga Jalan Depati Said Kelurahan Linggau Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau.

Penggerebekan sendiri dipimpin Waka Polres Lubuklinggau Kompol Bagus Adi Suranto.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono didampingi Kasat Narkoba Iptu Hendri, saat pres rilies mengatakan, petugas Polres Lubuklinggau berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial NR dengan barang bukti 13 Bungkus sabu dengan berat 13.700 gram.

“Selain itu ada juga 2.200 butir pil ektasi berwarna hijau dan ada bubuk Amfetamin seberat 1 kg dan 6 ons,”kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono kepada wartawan, Kamis (1/11/2021).

Kapolres Menjelaskan, penangkapan sendiri Ini berawal dari informasi Masyarakat, ada transaksi narkoba, kemudian dilakukan penyelidikan dan diketahui seperti rekan rekan lihat, petugas berhasil mengamankan pelaku.

“Penyelidikan beberapa kali, alhamdulillah dan berhasil, dengan TKP di JalanDepati Said Depan Makam Pahlawan Kota Lubuklinggau,”ujarnya.

Penangkapan pelaku sendiri, pelaku ditangkap saat dia sedang berada dirumahnya.

Kapolres menyebut, untuk barang bukti, pelaku simpan dan tersembunyi, Kapolres menduga barang tersebut lebih dari jumlah yang diamankan, namun saat petugas melakukan penggerebekan barang tersebut sudah diambil orang.

Sementara kata Kapolres, barang bukti narkoba dari pengakuan pelaku berasal dari Medan, dan pengakuan pelaku sendiri mendapat barang sudah dua bulan.

Kasus ini sendiri, tegas Kapolres pihaknya masih melakukan pendalaman, bahwa akan diedarkan dimana, sementara dari pemgakuan pelaku sendiri barang haram tersebut akan diedarkan di tiga wilayah, Musirawas, Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara.

“Alhamdulillah dengan berhasil mengungkap kasus ini, kita berhasil menyelamatkan puluhan ribu jiwa, sedangkan dari jumlah barang bukti yang diamankan jumlahnya senilai Rp14 Miliar,”ungkap Kasat

Akibat perbuatannya pelaku sendiri dapat dikenakan tindak pidana dalam pasal 114 dan 112 undang-undang narkotika nompr 35 tahun 2009, dan terancam hukuman penjara seumur hidup dan hukuman mati.(rdw)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top