Connect with us

Pembunuh Erwin Divonis Ringan, Ibu Korban Tidak Terima Minta Hukuman Setimpal

Kriminal

Pembunuh Erwin Divonis Ringan, Ibu Korban Tidak Terima Minta Hukuman Setimpal

LUBUKLINGGAU,LK-Tiga Remaja yakni IM alias B (12), HAN (15) dan IL alias K (15) yang terlibat dalam kasus pembunuhan kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Senin (21/10/2019) sekitar pukul 14.00 WIB. Dengan agenda pembacaan putusan.

Sidang yang dilaksanakan secara terbuka itu diketuai oleh Majelis Hakim Indra Lesmana didampingi hakim anggota Yopi Wijaya dan Syahreza Papelma, serta dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) M.Hasbi. dan Penasehat hukum Ayub Zakaria dan Edwar Antoni.

Dipersidangan majelis hakim menyatakan remaja IM alias B (12) dinyatakan sebagai anak yang berkonflik hukum dan terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korbanya meninggal

“Dan menjatuhkan hukuman kepada anak Perawatan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejateraan Sosial (LPKS) balai Alyatama di Provinsi Jambi selama satu tahun,”terang hakim dipersidangan.

Selanjutnya hakim menjatuhkan HAN (15)  sebagai anak yang berkonflik hukum dan terbukti bersalah telah melakukan pencurian dengan kekerasan dan menjatuhkan HAN hukuman di LP KA Palembang selama dua tahun.

Sedangkan IL alias K dinyatakan majelis hakim depersidangan sebagai anak yang berkonflik dengan hukum dan dinyatahkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana diatur dalam pasal 365 KUHP ayat 4.

“Dan menjatuhkan hukuman kepada anak untuk menjalani hukuman di LP KA di Palembang selama 6 tahun,”ungkapnya.

Adapun alasan hakim meringankan hukuman para ketiga remaja tersebut yakni dikarenakan ketiganya masih berstatus anak dibawah umur, dan sudah melakukan Perdamaian dengan keluarga korban.

Setelah itu majelis memberikan kesempatan kepada ketiga remaja untuk berdiskusi dengan penasehat hukumnya, apakah dengan hukuman yang dijatuhkan majelis apakah menerimanya.

Dipersidangan ketiga remaja dihadapan majelis memberikan jawaban jika menerima hukuman yang dijatuhkan. Sedangkan JPU M. Hasbi masih melakukan pikir-pikir sebab hukuman yang dijatuhkan Berbeda dari tuntutanya.artinya putusan masih belum memiliki kekuatan hukum tetap.

Sementara Ibu korban Erwin bernama Herihartati seusai sidang memberikan tanggapan kepada awak media jika dirinya tidak puas dengan hukuman ringan yang dijatuhkan majelis hakim terutama hukuman yang dijatuhkan kepada IM alias B (12) dan IL alias K (15)

“Karena kalau tidak dipanggil betino (anak perempuan) itu, anak aku itu idak akan jadi korban,”ungkapnya dengan nada kesal kepada media.

Diungkapkannya, Anaknya saat ini sudah tidak ada dan tidak bisa lagi pulang kerumah, dirinya menegaskan ia meminta hukuman yang setimpal sebab hukumanya yang dijatuhkan terlalu ringan.

“Minta hukuman yang setimpal,”pungkasnya.

Seperti diketahui pada pemberitaan Remaja Putri berinisial IM alias B (12) dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan Perawatan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejateraan Sosial (LPKS) balai Alyatama di Provinsi Jambi selama satu tahun.

Sebab ia dinyatakan JPU sebagai anak yang berkonflik hukum dan terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korbanya meninggal dunia dan melanggar pasal 365 ayat (4) KUHP.

Selain itu JPU juga  menuntut ramaja HAN (15) dengan kurungan penjara selama tiga tahun, sedangka IL alias Kancil dituntut JPU dengan kurungan penjara selama tujuh tahun, keduanya dituntut dalam pasal yang sama yakni pasal 365 ayat 4 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Ketiganya disidangkan dalam kasus pembunuhan Erwin alias W (19) yang tewas bersimbah darah di Jalan A Yani, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II beberapa waktu lalu.

Diketahui Seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya, diduga menjadi korban pembunuhan di Tebing Jalan Kenanga I Lama, Kelurahan Pasar Satelit Kecamatan Lubuklinggau Utara Il, Kota Lubuklinggau, Rabu (18/9/2019) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kejadian adanya seorang pemuda yang ditemukan warga berlumuran darah ini membuat heboh warga, hingga kejadian ini membuat aktifitas jalan lintas Sumatera tersendat.

Belum diketahui identitas pemuda tersebut, namun dilokasi kejadian suadah didatangi petugas Kepolisian Polres Lubuklinggau untuk melakukan penyelidikan.

Menurut salah satu pengendara yang melintas berinisial L, mengatakan jika pada saat itu ia melihat seorang yang merosot dari atas tebing kenangan I lama dengan berlumuran darah.

“Saat itu orang itu merosot dalam kondisi nafas ngos-ngosan,”ujarnya kepada Linggauklik.com.

Namun dikarenakn takut ia langsung memanggil warga lain untuk membantuhnya. Namun korban sudah tidak bernyawa lagi.

Ketua RT I Kelurahan Pasar Satelit Randi membenarkan kejadian, namun ia tidak mengetahui secara pasti kronologis kejadian, sebab tidak di TKP.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

1 Comment

1 Comment

  1. Anonim

    21 Oktober 2019 at 17:18

    Misalkan anak pak hakim/Aparat penegak hukum yg mengalami demikian keno berapo tahun….!? Apakah sama.

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top