Connect with us

Pelajar SMP di Lubuklinggau Dibanting Hingga Engsel Tangannya Lepas, Keluarga Minta Pelaku Diproses Hukum

Foto korban nampak lemah dan tidak bisa menggerakan tangan kanannya akibat engselnya lepas karena dibanting

Kriminal

Pelajar SMP di Lubuklinggau Dibanting Hingga Engsel Tangannya Lepas, Keluarga Minta Pelaku Diproses Hukum

LUBUKLINGGAU,LK-Kasus penganiayaan pelajar oleh temannya sendiri terjadi Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Sehingga menyebabkan korbannya mengalami lepas engsel lengan kanan.

Korban RL (16) Pelajar yang baru lulus SMP ini mengalami trauma, setelah mengalami penganiayaan tersebut. Dan peristiwa itu terjadi pada hari Minggu lalu, sekitar pukul 12.00 WIB, di Jalan Karya 2 depan pos penjaga malam, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Dan menurut pengakuan korban, ia dijemput oleh berapa orang temannya yang akan mengajak ke rumah salah satu temannya, karena ada acara.

Namun sesampai di TKP korban malah cekcok mulut dengan K, hingga terjadilah perkelahian yang menyebabkan korban mengalami lepas engsel lengan kanan.

“Iya aku dijemput di rumah oleh temen yang katanya akan ada acara di Karya 2, itulah aku mau ikut,“ungkap RL saat dibincangi, Senin (22/6/2020)

Sementara keluarga korban Raka Diva mengatakan, pihaknya sudah melaporkan peritiwa yang dialami oleh keponakannya ke Mapolres Lubuklinggau, dan korban juga sudah divisum ke RSUD Sobirin.

Berdasarkan cerita korban terjadi cekcok mulut korban antara dengan K, lalu K membanting korban hingga menyebabkan korban pingsan dengan kondisi tangan yang engselnya lepas. Kemudian korban diantar oleh dua temannya ke rumah nenek korban untuk di urut.

“ Paginya saya bersama dengan ibu korban langsung visum ke rumah sakit, dan melaporke Polres Lubuklinggau, dan ke KPAI,” ungkapnya.

Oleh karenanya ia selaku saudara korban tidak terima dengan perbuatan yang dilakukan oleh K dan minta pertanggung jawaban atas kejadian ini.

Menurut Raka, jika K ini tinggalnya di Kabupaten Rejang Lebong, keluarga sudah mencoba mengajak keluarga K untuk melakukan mediasi, namun belum ada jawaban. Sepertinya tidak ada itikad baik.

“Oleh sebab itulah kita minta kepolisian segera menindak lanjuti kasus ini, kita sudah laporkan ke Polisi dan kita harap yang bersangkutan dihukum sesuai dengan perbuatannya,”tutup Raka.

Sementara Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan saat dikonfirmasi ia membenarkan laporan tersebut, namun ia meminta kepada keluarga korban untuk bersabar.

“Kalau ada laporan sabar, kan gak mungkin kita langsung nangkap, Saksi-saksi periksa dulu dan nunggu visum keluar dulu,”kata AKP Alex Andriyan.

Saat ini, saksi-saksi sudah dipanggil dan juga sedang menunggu visum keluar. Kasat menegaskan jika kasus ini pasti ditindak lanjuti.

“Kasus pasti ditindak lanjutin kita tidak ada kepentingan,”tegasnya.

Namun dirinya meminta kepada pihak keluarga korban, untuk sabar ia melakukan penyelidikan prosedur harus di jalankan. Saat ini kasus sedang dalam proses, saksi-saksi sudah diperiksa di PPA.

“Kan 184 harus terpenuhi dulu, keterangan korban saja tidak cukup untu kita upaya paksa. Percayakan sama kita dan kita sama sekali tidak ada kepentingan.Yang salah yo salah yang bener yo bener,”terangnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top