Connect with us

Pasutri Gembong Narkoba Asal Muratara Dituntut Seumur Hidup Penjara dan Tertunduk Lesu

Kriminal

Pasutri Gembong Narkoba Asal Muratara Dituntut Seumur Hidup Penjara dan Tertunduk Lesu

LUBUKLINGGAU,LK-Empat terdakwa kasus narkoba dituntut hukuman seumur hidup oleh Penuntut umum Kejaksaan Negeri Kota Lubuklinggau, Kamis  (29/4/2021)). Pembacaan tuntutan digelar pada persidangan di Pengadilan Negeri Kota Lubuklinggau secara virtual.

Keempat terdakwa yakni Andra Geofano, Elpin Heryadi dan pasangan suami Istri (Pasutri) Edi dan Dial Sasmita.

Sidang sendiri diketua majelis hakim, Rizal didampingi hakim anggota Andi Barkam dan Ferdinaldo.

“Para terdakwa dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lubuklinggau, Agrin dipersidangan.

Dan hal yang memberatkan membuat keempat terdakwa dituntut seumur hidup yakni, para terdakwa sebelumnya sudah perna edarkan sabu-sabu, dan Sudah menikmati hasil.

“Para terdakwa berbelit dipersidangan dan tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan narkoba,”ujar JPU.

Oleh karena para terdakwa dituntut seumur hidup dan perintah agar terdakwa tetap ditahan.

Mendengan tuntutan seumur hidup, membuat keempat terdakwa tertunduk lesu dan akan mengajukan pembelaan atau Pledoi.

Seperti diketahui Kepala BNN Kabupaten Musirawas Hendra Amoer mengatakan, didapatnya barang bukti narkoba yang dimusnahkan tersebut berawal dari penangkapan terhadap dua tersangka yang diduga sebagai kurir, yaitu Andre Giopano dan Elfin Heryadi.

Kedua tersangka yang mengendarai mobil Toyota Innova warna putih B 2274 ini kedapatan membawa dua bungkus narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2.1 kilogram.

Keduanya ditangkap saat melintas diwilayah Simpang Semambang Desa Lubuk Rumbai Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musirawas.

Setelah dikembangkan, tersangka mengaku membawa narkotika jenis sabu tersebut atas perintah pasangan suami isteri, Edi dan Dial Sasmita yang diduga merupakan bandar narkoba.

BNN Musirawas berkordinasi dengan BNN Lubuklinggau untuk melakukan penangkapan terhadap pasangan suami isteri bandar narkoba tersebut dikediaman mereka di Kelurahan Surulangun Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara.

Setelah berhasil diamankan, pasutri bandar narkoba itu mengaku memiliki 5 kilogram sabu dan 6000 butir pil ekstasi. Namun 1 kilogram sabu dan 2000 butir pil ekstasi sudah diantarkan kewilayah Propinsi Jambi.

Sedangkan 2 kilogram sabu dan 4000 butir ekstasi diduga telah diedarkan ditengah masyarakat. Dan 2 kg lainnya diamankan dari tersangka Andre dan Elfin yang sudah ditangkap lebih dulu.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top