Connect with us

Otak Pembunuhan dan Korban Dedek Adalah Sahabat Sejak Kecil, Pelaku Akui Sempat Ikut Bantu Cari Korban

Foto petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau saat menggelar rekontruksi, nampak pelaku WD didepan dan pelaku AO duduk dibelakang sepeda motor, sementara ditengah posisi korban yang diperankan oleh peran pengganti, Jumat (20/11/2020)

Kriminal

Otak Pembunuhan dan Korban Dedek Adalah Sahabat Sejak Kecil, Pelaku Akui Sempat Ikut Bantu Cari Korban

LUBUKLINGGAU,LK-Siswa SMA di Kecamatan Tugumulyo berinisial IA alias WD (16) yang merupakan aktor utama dalam kasus pembunuhan Abdie Haqim Perdana alias Dedek (15), di Kota Lubuklinggau.

Dari keterangan WD, ternyata ia sudah mengenal korban dan berteman sejak mereka masih duduk di Bangku SMP. Dan bahkan orang tua korban Dedek mengenali pelaku WD.

Oleh karenanya, saat korban Dedek dinyatakan hilang, orang tua Dedek langsung menghubungi pelaku WD untuk membantu mencari korban.

Pelaku WD saat itu, ikut membantu orang tua Dedek untuk mencari korban.

“Iya saya diajak oleh orang tuanya Almarhum untuk mencari almarhum,”kata WD kepada Wartawan, Jumat (20/11/2020).

Pelaku WD dan orang tua korban, mencari korban Dengan Keliling Kota Lubuklinggau, hingga ke Daerah Tebing Tinggi.

Pelaku juga sempat mengajak orang tua korban, guna mencari korban ke kos-koan pelaku AO yang merupakan eksekutor pembunuh Dedek.

Namun saat itu pelaku mengaku, sudah diancam oleh pelaku AO, apabila ada yang mencari korban Dedek bilang saja tidak tahu.

“Saat itu saya ditanya orang tua Almarhum, apakah melihat Dedek, pelaku menjawab tidak tahu, karena pesan dari AO kalau ado yang menanyakan korban bilang saja tidak tahu,”ujarnya

Pelaku mengaku jika saat ini dirinya duduk di bangku SMA kelas XI.Ia juga mengakui kenal.dengan korban Dedek sejak SMP.

Dirinya pun tak bisa berkata apa-apa saat ditanya kenapa yang menjadi targetnya adalah temannya sendiri sejak kecil. Pelaku WD hanya meng angguk-anggukan kepala saja.

Pelaku mengaku usai merampai barang berharga korban, barang-baranganya dijual oleh pelaku AO dengan harga Rp2,9 juta.

Dan ia mengaku, mendapatkan uang sebesar Rp1 juta.

“Uang itu aku gunakan untuk bayar hurang, sisanya untuk poya-poya dan main judi online,”ujarnya.

Pelaku mengaku baru satu kali ini saja melakukan aksi tersebut. Namun ia perna berkelahi dengan Ayah tirinya.

“Saya perna tusuk ayah tiri saya, karena ribut, namun kasusnya damai secara kekeluargaan,”ujarnya.

Pelaku WD memang berdasarkan informasi yang didapat anaknya bandel, dan terkadang sering minggat sekolah.

Kasus pembunuhan terhadap Abdie Haqim Perdana alias Dedek (15), di Kota Lubuklinggau ada perkembangan baru, Polisi berhasil ungkap otak pelaku dari pembunuhan tersebut.

Otak pelaku dalam kasus pemnunuhan tersebut yakni seorang pelahar berinisial AI alias WD (15) warga Kelurahan B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musirawas.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kasat Reskrim AKP Ismail mengatakan kronologis penangkapan, Kamis (19/11/2020) siang.

Pelaku ditangkap saat ia sedang bersembunyi di Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau.

“Saat itu tim macan mendapat informasi keberadaan pelaku sedang berada di kebun, dia sudah beberapa hari menginap disana,”kata Kasat AKP Ismail dalam riliesnya, Jumat (20/11/2020).

Dikatakan Kasat, pelaku ditangkap saat ia sedang santai di pondok.

Pelaku WD terang Kasat, merupakan otak pelaku pembunuhan ini, WD bersama dengan empat rekannya yang saat ini sudah ditangkap, melakukan pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan hanya untuk menguasai barang-barang berharga korban.

Memang sambungnya, tadi sudah dilakukan rekontruksi, ada 20 adegan rekontruksi tersebut, hasil rekon dan hasil autopsi, saat itu korban Dedek terlebih dahulu digorok oleh AO setelah terjatu kekir, barulah AO menusuk korban dari belakang sebanyak 6 enam kali.

Sementara saat kejadian pelaku WD yang membawa sepeda motor. Pelaku WD ini sempat kaget mendengar korban digorok oleh AO.

“Memang dalam kejadian pembunuhan ini WD yang memiliki ide dan mengajak AO untuk mengesksekusi,”terangnya.

Ia mengaku terpaksa melakukan pembunuhan dan curas, itu karena untuk membayar hutang dan menebus laptop yang mereka pinjam.

Setelah berhasil mengambil barang-barang berharga milik korban lalu mereka menggadaikan sepeda motor itu dan menebus laptop yang pelaku gadaiakan.

Pelaku AO dijelaskan Kasat, dari keterangan ia perna menggunakan narkoba.

Akibat perbuatannya pelaku dapat dikenakan tindak pidana dalam pasal 340 KUHP dan 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara diatas 15 tahun.

Seperti diketahui pada berita sebelumnya Wakapolres Mura, Kompol Raphael BJ Lingga bersama Kasat Reskrim, AKP M Ismail mengelar press release perkara pembunuhan, Abdie Haqim Perdana alias Dedek (15), Selasa (17/11/2020).

Diketahui, dari lima terduga pelaku pembunuhan yakni, AO (18), RI (17), RJ (18), Ari Munandar alias Ari (27), sedangkan AI (16), masih dilakukan pencarian (DPO).

Dari press release yang digelar, terungkap kronologis dugaan pembunuhan, Dedek (15) warga Jalan Hanura RT 10 Kelurahan B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas

Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Raphael BJ Lingga didampingi Kasat Reskrim, AKP M Ismail menjelaskan, Minggu (1/11/2020), sekitar pukul 17.00 WIB, bermula saat WD mengajak korban bermain kekontrakan AO di Jalan KBS, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Namun didalam kontrakan tersebut sudah ada, RA, RI dan Ari.

Kemudian, sekitar pukul 17.30 WIB, WD dan AO mengajak korban pergi kerumah bibiknya di sekitaran Bandara Silampari, dengan mengendarai sepeda motor korban.

Lalu, namun saat dijalan sebelum sampai dilokasi yang ditujuh, tersangka AO bersama WD sudah merencanakan pembunuhan

Usai melakukan pembunuhan, kedua pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban.

Kembali ke kontrakan, pada malam harinya, pukul 00.00 WIB, AO, RA dan RI, kembali kelokasi untuk menguburkan jenazah korban, namun tersangka Ari tetap dikarenakan untuk melepaskan plat motor korban, sedangkan WD langsung melarikan diri.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top