Connect with us

Oknum Penyentrum Ikan Kocar-kacir Saat digerebek Petugas LPPAS Muratara, 4 Perahu Diamankan

Foto petugas LPPAS saat bersama petugas kepolisian saat melihat barang bukti perahu yang berhasil diamanakan

Kriminal

Oknum Penyentrum Ikan Kocar-kacir Saat digerebek Petugas LPPAS Muratara, 4 Perahu Diamankan

MURATARA,LK-Sejumlah penyentrum ikan atau pelaku ilegal fishing kocar-kacir, ketika petugas Lembaga Persatuan Peduli Aliran Sungai (LPPAS) Kabupaten Muratara melakukan Patroli di seputaran sungai Rawas yang ada di Kabupaten Muratara, Rabu (16/12/2020), sekitar pukul.10.00 WIB.

Namun meski para pelaku berhasil kabur, petugas LPPAS behasil mengamankan 4 perahu dan peralatan sentrum ikan dan juga alat penangkap ikan laut pukat harimau.

Ketua LPPAS Kabupaten Muratara Samsul mengatakan, jika pihaknya sekitar pukul.10.00 WIB pagi melakukan patroli di Sungai Rawas mulai dari Rupit hingga ke wilayah Rawas Ilir.

Setiba di Desa Biaro Baru, Kecamatan Karang Dapo, pihaknya menemukan orang yang sedang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan pukat harimau (alat penangkap ikan), namun karena melihat petugas LPPAS para pelaku langsung melarikan diri.

“Namun perahu dan alat tangkap ikannya berhasil kita amankan,”ujar samsul, Kamis (17/12/2020).

Lalu lanjut ia, dirinya mendapat informasi dari Masyarakat bahwa ada orang yang sedang menyentrum ikan di Desa Aringin, Kecamatan Rawas Ilir.

Mendapat informasi tersebut, dirinya dan petugas Sat Polpp Kabupaten Muratara, langsung menuju lokasi. Namun saat itu aktivitas ilegal fishingnya sudah selasai. Tetapi petugas menemukan perahu beserta alat sentrum ikan.

“Kita menemukan mesin Genset 500 watt, beserta dengan sanggih dan perahu,”ucapnya.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, pihaknya juga menemukan aktivitas ilegal fishing lainnya, namun saat petugas LPPAS mendekat mereka langsung kabur kedaratan.

Dalam satu hari patroli, lanjut ia pihaknya berhasil mengamankan 4 perahu beserta alat-alat sentrum.

Sewaktu barang bukti yang diamankan tersebut akan dibawa ke kantor LPPAS dan petugas LPPAS diserang oleh keluarga pelaku dengan menggunakan batu.

Mereka menyerang meinginginkan perahu dan alat-alat mencari ikan itu dikembalikan.

“Speed boat kita dilempar menggunakan batu, alhamdulillah kita berhasil mengindar,”ujarnya.

Namun barang bukti batu, yang digunakan untuk melempar petugas juga diamankan dan akan dilaporkan ke pihak yang berwajib.

“Kami berharap pihak kepolisian menindak lanjuti laporan kami, sehingga hal yang tak serupa tidak terulang lagi,”tutupnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top