Connect with us

Masih Berusia 12 Tahun, Remaja Putri Yang Terlibat Insiden di Kenanga I Linggau Tak Ditahan

Kriminal

Masih Berusia 12 Tahun, Remaja Putri Yang Terlibat Insiden di Kenanga I Linggau Tak Ditahan

LUBUKLINGGAU,LK-IM alias Belando (12) anak baru gede (ABG) yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Erwin (19) diserahkan ke orangtuanya oleh petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau.

Ia diserahkan ke orangtuanya dikarenakan tidak bisa dilakukan penahanan sebab IM masih berstatus dibawah umur sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, Pasal 32 ayat 2 (a) (b).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui KBO Iptu Sudarno mengatakan pihaknya tidak bisa melakukan penahanan terhadap IM karena statusnya masih dibawah umur. Namun demikian status IM tetap sebagai tersangka dan dikenakan wajib lapor setiap hari ke Polres Lubuklinggau.

“Kita tidak bisa melakukan penahanan terhadap IM karena usianya masih 12 tahun, kalau kita tahan kita yang akan kena hukum,”kata Sudarno kepada media, Kamis (26/9/2019).

Setelah dilakukan pemeriksaan secara itensif lanjutnya, IM langsung diserahkan kepada orangtuannya. Namun tersangka wajib lapor setiap hari dan selalu datang didampingi ibunya.

Diketahui bahwa aksi yang dilakukan ketiga ABG ini diawali dengan pertemuan antara HAN dan IM yang mana HAN sempat menanyakan kepada IM “ado lokak duit dak?” Kemudian IM dengan modal HP menjalin kemunikasi atau mengechat beberapa orang yang akan jadi sasaran curas atau begalnya.

Dan ternyata korban Erwin yang merespon chat dari whatshapp (WA) dari IM, kemudian korban dan IM bertemu di lokasi tak jauh korban ditemukan tewas dengan satu tusukan tepat di ulu hati. Saat itu tersangka IM sendirian menunggu korban, sampai terjadi insiden penusukan yang dilakukan tersangka K.

“Saat itu tersangka IM menunggu korban sendirian, setelah korban tiba IM langsung merampas HP yang dipegang korban, namun korban melakukan perlawanan sehingga terjadi perebutan antara IM dan korban Erwin,”ujarnya

Melihat itu baru keduanya HAN dan K datang membantu, HAN langsung memukul wajah korban dan menarik bajunya sedangkan K langsung menikam korban

Perbuatan itu murni dikarenakan para pelaku ingin memiliki barang beharga milik korban. Dikarenakan IM banyak memiliki hutang. Namun walaupun IM tidak ditahan saat sidang di pengadilan IM tetap hadir dengan status tersangka.

“Keputusan nantinya kembali ke Pengadilan Negeri, sejauh ini berkas sudah lengkap dan rencana besok akan dilakukan rekontruksi, kemudian berkas bisa langsung dilimpahkan ke Pengadilan,”ujarnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

1 Comment

1 Comment

  1. manbisa

    28 September 2019 at 06:27

    Klo UU pidana dibuat pilih kasih ya begini hasilnya…DILUAR LOGIKA org sehat.

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top