Connect with us

Mantan Ketua KTNA Musi Rawas Catur Handoko, Dituntut 5,6 Tahun Penjara

Foto Catur saat menjalani sidang melalui virtual

Kriminal

Mantan Ketua KTNA Musi Rawas Catur Handoko, Dituntut 5,6 Tahun Penjara

LUBUKLINGGAU,LK-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeru (Kejari) Lubuklinggau, menuntut Catur Handoko mantan Ketua KTNA Musi Rawas, Sumsel dengan hukuman lima tahun enam bulan penjara.

Selain itu dalam tuntutan tersebut Catur Handoko dituntut membayar denda Rp. 250 juta subsidair enam bulan penjara.

Tuntutan itu dibacakan langsung oleh JPU dalam sidang yang diselenggarakan secara virtual di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (30/11/2021) siang.

Kajari Lubuklinggau Willy Ade Chaidir melalui Kasi Pidsus Yuriza Antoni didampingi Kasi Intel Aan Tomo menyampaikan alasan tuntutan tersebut karena terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi.

Terdakwa terbukti dengan melanggar pasal 2 ayat (1) juncto pasal 18 ayat (1) huruf b undang-undang nomor: 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor: 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 kitab undang undang hukum pidana, sebagaimana dalam dakwaan premier.

“Atas dasar itu JPU kita menuntut hukuman lima tahun enam bulan penjara dan menuntut membayar denda Rp. 250 juta subsidair enam bulan penjara,” ungkapnya pada wartawan.

Kemudian menghukum Catur untuk  membayar uang pengganti sebesar Rp. 365.796.000, bila  tidak dibayar dalam waktu satu bulan maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa penuntut umum dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

“Apabila tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka diganti dengan pidana penjara selama dua tahun dan 6 enam bulan,” ujarnya.

Menurutnya hal yang memberatkan JPU Kejari Lubuklinggau melakukan tuntutan tersebut karena selama persidangan tardakwa berbelit-berbelit dan tidak kooperatif.

“Hal yang meringankannya terdakwa, selama ini terdakwa tidak pernah dihukum,” tambahnya.(rdw)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top