Connect with us

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KTNA, Jaksa Sita Sejumlah Bukti

Foto nampak Jaksa menyita sejumlah barang bukti yang diserahkan oleh Ketua KTNA Kabupaten Musirawas

Kriminal

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KTNA, Jaksa Sita Sejumlah Bukti

LUBUKLINGGAU,LK-Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau melakukan penyitaan barang bukti dari Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Musi Rawas (Mura), Catur Handoko terkait kasus dugaan korupsi dana hibah dari pemerintah Kabupaten Musi Rawas, untuk Pekan Nasional (Penas) KTNA ke XVI di Padang.

Barang-barang yang disita berupa 100 buah topi, 100 celana olahraga, 100 baju kaos olahraga, dan 100 tas ransel. Dan uang tunai sebesar Rp.110 juta dari beberapa saksi. Peyerahan barang tersebut dilakukan langsung oleh Catur Handoko selaku Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Musi Rawas (Mura) di Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Kepala Kejari Lubuklinggaun, Willy Ade Chaidir, melalui Kasi Pidsus Yuriza Antoni SH mengatakan penyerahan barang-barang tersebut berkaitan dengan kasus dugaan penggunaan dana hibah secara fiktif tersebut.

“Barang-barang diserahkan langsung oleh Catur Handoko selaku Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Musi Rawas (Mura),” katanya.

Sebelumnya bahwa Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumsel, untuk melakukan audit secara langsung yang difasilitasi Kejari Lubuklinggau. Yang juga saat itu dihadirkan Ketua Kontak Tani dan Nelayalan Andalan (KTNA) Musi Rawas (Mura), Catur Handoko.

Dan saat itu masih pada tahap audit oleh BPKP, Kita berharap BPKP sesegera mungkin menyerahkan hasil audit dan bila ada kerugian negara, maka kita akan mencari siapa yang bertanggung jawab, dan hari ini Kamis (10/6/2021) Catur Handoko menyerahkan barang bukti ke Kejaksaan secara langsung.

Diketahui kasus dugaan korupsi ini mencuat dan dilakukan pemeriksaan karena menyangkut anggaran hibah KTNA Mura senilai Rp1, 075 miliar. Dana tersebut diperuntukan kegiatan Pekan Nasional (PENAS) 2020 di Sumatera Barat (Sumbar). Namun kegiatan tersebut batal digelar lantaran adanya Pandemi Covid-19, sementara uang hibah tesebut belum dikembalikan ke kas negara hingga saat ini.

Dalam perkara ini Ketua Kontak Tani dan Nelayan (KTNA) Kabupaten Mura Catur Handoko telah beberapa kali diperiksa penyidik untuk dimintai keterangan. Tapi masih sebagai saksi.(rdw)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top