Connect with us

Kapolres Linggau Menduga Guru SMPN 2 Korban Tabrak Lari

Kriminal

Kapolres Linggau Menduga Guru SMPN 2 Korban Tabrak Lari

LUBUKLINGGAU,LK- Eli Heriana (51), guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) SMP Negeri 2 Kota Lubuklinggau tewas di Jl Lapter, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Rabu (3/10/2019) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban diduga menjadi korban tabrak lari saat melintas dilokasi tersebut.

“Itu bukan jambret, tabrak lari itu.
Dimungkinkan tabrak lari, karena barang-barang tidak ada yang hilang, motor gak ada hilang,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono.

Informasi yang dihimpun, kejadian naas yang menimpa korban saat mengendarai sepeda motor Honda Vario Techno warna merah. Saat itu korban dari arah lampu merah simpang lapter menuju kearah Rumah Sakit (RS) Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.

“Tidak ada saksi yang melihat laggsung orang itu jambret. Cuman ada motor kenceng,” ungkapnya.

Diduga motor kenceng tersebut yang menabrak korban dan kabur. Korban alami luka pada kepala.

“Nah motor kenceng itulah yang dimungkinkan musuhnya tabrak lari. Karena kalau dia jambret atau begal, dia motor pasti sudah diambil. Kalau kita ngomong jambret, barang gak ada yang hilang,” timpalnya.

Pada pemberitaan sebelumnya Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) SMP Negeri 2 Kota Lubuklinggau, diduga tewas menjadi korban aksi jambret jalanan yang terjadi di Jalan Lapter Kelurahan Air Kutih Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau , Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 17.30 WIB

Diketahui guru tersebut bernama Eli Heriana (50) warga RT 05 Perumahan Lestari Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubukinggau Timur I. Kejadian naas itu terjadi tepat didepan kantor eks BNN Kabupaten Musirawas (Mura).

Korban merupakan guru Bimbingan Konseling (BK) di SMPN 2 Kota Lubuklinggau, ia diduga tewas ditempat dengan luka dikepala diduga akibat terjatuh dari sepeda motor matix yang ia gunakan.

Berdasarkan informasi yang di peroleh di tempat kejadian perkara (TKP) korban dari arah lampu merah simpang lapter menuju arah Rumah Sakit Siti Aisyah, dan setiba di TKP korban yang mengendarain sepeda motor Honda Vario Techo warna merah tanpa nopol, diduga di pepet oleh sepeda motor vixion warna merah yang dikendarai oleh dua orang.

“Kami cuma liat ada motor yang mepet korban, tidak lama kemudian terlihat korban terjatuh sambil berteriak, sedangkan dua orang yang mengendarai motor vixion sempat menoleh dan langsung ngebut. Sepertinya jambret itu mba.”kata DS warga setempat kepada Media.

Saat itu ibu itu menggunakan tas selempang, diduga ditarik lalu terjatuh dari sepeda motornya. Dan helmnya terlepas. Dikarekan korban menggunakan jilbab terlihat dari hidung dan kepalanya mengeluarkan darah.

Sedangkan menurut Puput ibu itu guru di SMP 2 mau jemput anaknya, karena tadi tetangganya sempat ngomong bahwa korban mau jemput anaknya.

“ Tadi anaknya lewat dan melihat ibunya langsung menangis.”

Warga yang sempat melihat korban yang terkapar dengan bersimbah darah langsung melarikan korban ke RS Siti Aisyah. Namun setelah sempat mendapatkan pertolongan korban menghembuskan nafas terakhirnya. Kini korban sudah dibawa ke rumah duka.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top