Connect with us

Kapolda :  Saya Tidak Ingin Pilkada Terulang Kejadian Lalu

Kriminal

Kapolda :  Saya Tidak Ingin Pilkada Terulang Kejadian Lalu

Kapolres : Kondisi Wilayah Hukum Mura Aman Terkendali

MUSI RAWAS LK- Dalam waktu dekat Kabupaten Mura dan Muratara, yakni ditahun 2020 mendatang akan dilasungkan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati.

Untuk itu, kiranya dalam pelaksaan nanti, bisa berjalan dengan kondusif dan tidak ada lagi terulangnya kejadian lalu.

Himbauan tersebut disampaikan, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli Bahuri dalam kesempatan Tatap Muka berkunjung ke Mapolres Mura, di Gedung Pesat Gatra Wedhana, sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (20/9/2019).

Dikatakanya, dalam waktu tidak lama lagi. Dua wilayah hukum Polres Mura, baik Kabupaten Mura dan Muratara segera bergulir Pilkada. Dengan demikian, diharapkan kepada Kapolres dan Dandim segera menghitung, sekaligus memantau guna melakukan pemetaan kesiapan. Dimana, dalam setiap pelaksaan pilkada, kerap dikhwatirkan sejumlah masalah yakni ganguan kambtimas.

“Dalam pelaksaan pilkada ada 7 peran kunci, agar pilkada berjalan dengan semana mestinya. Adapun diantara ke 7 itu, mesti diperhatikan adanya dukungan peserta calon bupati. Dalam politik biasanya, yang menang mencari yang kalah. Begitu pula sebaliknya. Ya, itu lah politik. Dan disini jangan sampai rakyat itu berseteru mendukung calon bupati yang gagal. Sehingga, mempengaruhi kenyamanan menjadi terganggu. Nah, disini saya mintak tidak ada lagi terulang kejadian lalu,”tegas kapolda.

Kapolda Firli menambahkan selain dukungan partai politik, termasuk dalam 7 kunci dalam menghadapi pilkada. Dimana, pelaksana pilkada yakni KPU yang mana sebagai wasit dalam pertandingan haruslah adil.

Kemudian juga, dengan peran pemerintah daerah. Yang mana semua pembiayaan pilkada, semua sudahkan dianggarkan APBD. Nah, disini jika sudah, bagus, tapi kalaulah belum, maka kerjakan.

“Lalu peran serta tokoh agama, masyarakat yang harus berperan serta. Jangan karena gara-gara pilihan berbeda, peran tokoh justru mengarahkan warga untuk ribut. Tolong, mulai sekarang jagan ada lagi, “tutup Calon Ketua KPK ini.

Sementara itu, Kapolres Mura, AKBP Suhendro melaporkan kondisi situasi mapolres, dan kondisi Keamanan Wilayah Hukum Polres Mura, meliputi Kabupaten Mura dan Muratara.

“Secara umum, situasi kondisi Polres Mura wilayah hukum menjadi tugas dan tanggung jawab kabupaten Mura dan Muratara. Dimana, sebelumnya dua kabupaten merupakan satu Kabupaten. Dan dua wilayah hukum, baik kondisi maupun prosedur dan keamanana aman terkedali,” kata kapolres.

Sementara secara rinci, sambung Suhendro menyebutkan ada sejumlah catatan yakni potensi kerawan konflik sosial budaya. Pertama tentang pontensi konfilik atas tanah wilayah milik suku anak dalam, keduan kerawan konflik permasalahan sengketa lahan PT. Lonsum dan Masyarakat.

“Akan tetapi, menjadi perhatian dalam waktu dekat di wilayah Kabupaten Muratara segera digulirkan pelaksaan pilkades dan pilkada di Mura dan Muratara yang nantinya rentan berpotensi terjadinya ganguan kambtimas,”tutupnya.

Dimana kunker kapolda ke Mapolres Mura, juga disambut oleh, Bupati Mura, H Hendra Gunawan, Bupati Muratara, H Syarif Hidayat, Dandim 0406 MLM, Letkol Inf Aan Setiawan, pihak KPU Mura dan Muratara, Bawaslu Mura dan Muratara, NU Mura dan Muratara serta para kapolsek dan personel Polres Mura.

Selain itu, disela kunjungannya, kapolda juga menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada, Ibu Sakinem yang rumahnya telah dibedah beberapa waktu lalu.

” Saya, mengucapkan terima kasih dan syukur alhamdulillah atas bantuannya kepada Polres Mura atas bantuannya,” kata Sakinem.(Roem)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top