Connect with us

Ibu Kantin SMP Xaverius Linggau Yang Ditemukan Membusuk, Ternyata Miliki Riwayat Diabetes

Foto petugas Kepolisian saat mengevakuasi korban kerumah Sakit Sobirin di Lubuklinggau

Kriminal

Ibu Kantin SMP Xaverius Linggau Yang Ditemukan Membusuk, Ternyata Miliki Riwayat Diabetes

LUBUKLINGGAU,LK-Mayat Seorang perempuan bernama Tri Purwanti (65) yang ditemukan didalam kamar rumahnya di Jalan Tapak Lebar 3, RT 05 Kelurahan Siderejo, Kecamatan Lubuklinggau Barat II Kota Lubuklinggau, pada Senin (13/7/2020) sekitar pukul 09.00 WIB diduga kuat meninggal akibat sakit.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa melalui Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat Aiptu Faisal mengatakan korban dari keterangan warga sekitar memiliki riwayat penyakit diabetes.

“Selain itu rumahnya dalam kondisi terkunci dan kita bersama warga terpaksa membongkar jendela rumahnya untuk dievakuasi,”kata Aiptu Faisal kepada wartawan, Senin (13/7/2020).

Dikatakan ia, selain itu disamping korban diatas tempat tidur, ditemukan obat-obatan dan juga HP milik korban.

Korban ditemukan memang sudah dalam kondisi membusuk, dugaan korban sudah meninggal tiga hari yang lalu.

“Kini korban kita evakuasi kerumah sakit sobirin,”tutupya.

Menurut warga setempat Heri menjelaskan bermula anaknya mencium bau menyangat dari belakang rumahnya, saat itu ia hendak memasak.

Kemudian saksi mendatangi rumah yang ada dibelakang rumahnya,  ternyata bau tidak sedap tersebut berasal dari rumah yang ada dibelakang rumah saksi. Saksi berusaha mencari tahu bau menyengat itu dengan memanjat jendela rumah sumber bau.

Dan mendapati Tri Purwanti (65) didalam kamar dalam kondisi terlentang diatas tempat tidur dengan kondisi sudah tidak bernyawa dan dalam kondisi membusuk.

Selanjutnya warga langsung menghubungi ketua RT 05 Najamudin, dan selanjutnya menghubungi Kepolisian Polres Lubuklinggau.

Menurut RT Najamudin kalau Tri merupakan seorang janda dan memang dirumah hidup sendirian.

“Anaknya ada 1 cuma kerja di bangka,”kata Najamudin.

Menurut ia, Tri sendiri memang mempunyai riwayat penyakit diabetes. Dia itu memang jarang keluar dari rumahnya. Warga tidak menaruh curiga kalau Tri meninggal, karena memang Tri dirumah dalam kondisi terkunci.

Menurut tetangga Dwijoko memang jarang melihat Tri keluar rumah, terkandang Ibu Tri membuka jendela namun itu jarang.

“Dia itu sekali-kali buka pintu belakang, namun itu jarang, jadinya kami tak menaruh curiga,”ujarnya.

Ya karena, ada bau menyengat sehingga warga mengetahui kalau Ibu Tri sudah meninggal.

“Ibu tri sehari-hari jualan di kantin SMP Xaverius,” ujarnya.

Namun karena musim corona, dan siswa dirumahkan, membuat Tri lebih banyak dirumah sendirian.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top