Connect with us

Dugaan Penipuan Jual Beli Mobil, Oknum Kepala Cabang BRI di Lubuklinggau Diadukan ke Polisi

Foto mobil BR-V yang menyebabkan korban Beni mengalami kerugian sebesar Rp.115 juta

Kriminal

Dugaan Penipuan Jual Beli Mobil, Oknum Kepala Cabang BRI di Lubuklinggau Diadukan ke Polisi

LUBUKLINGGAU,LK-Oknum Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Simpang Periuk, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial TF, Tengah diadukan ke polisi dengan tuduhan dugaan penipuan jual beli mobil.

Denny Powo selaku korban dan pelapor yang merupakan warga Kota Lubuklinggau, saat didampingi Penasehat Hukumnya Edwar Antoni, menceritakan bermula kasus penipuan tersebut.

“Awal mulanya ada orang menelepon mobil BR-V dijual, untuk nemui di Bank BRI, aku mendapatkan informasi itu dari bos Honda,”kata Denny saat diwawancarai wartawan, Selasa (16/11/2021).

Dia mengatakan, lalu kemudian dia pergi ke Bank BRI untuk menemui terlapor, dan terlapor ini bekerja di Bank BRI sebagai Kepala Cabang.

Jadi lanjut dia, setelah bertemu dengan pelapor, kemudian bergegas untuk mengecek mobil BR-V warna merah dengan nomor polisi BG 1982 PC , melihat BPKBnya, mengecek nomor rangka dan nomor mobil semua sudah diserahkan terlapor.

“Jadi ketika kita akan menanyakan mobil tersebut punya siapa, dan dijawab ada punya bos,”ujar Denny menirukan.

Selain itu, TF juga enggan memberi tahu siapa pemilik mobil itu dengan alasan orangnya sedang pergi, namun Deni tetap percaya dan tidak menaruh rasa curiga, lantas TF merupakan Kepala cabang Bank BRI Lubuklinggau.

“Ok pak sudah deal, nego nego sudahkan, deal, jadi aku mau bayar, nah kami akan bayar cash dia tak mau, lalu dia kulu kilir (mondar mandir, red) dan masuk keruangan,”ungkap Deni.

Seperti kata Denny, saat diruangan itu TF sibuk menelepon orang, kemudian karena TF tidak mau dibayar melalui cash, lalu Denny berniat membayar mobil tersebut dengan cara di Transfer saja.

Lalu terang dia, TF setuju kalau dibayar dengan sistem transfer, lalu terlapor mengirimkan nomor rekening BCA atas nama Wahyudi Arianto melalui nomor whatsapp (WA).

Usai menerima nomor rekening, terus Deni kembali memastikan dan menanyakan kepada terlapor TF apakah benar nomor rekening atas nama tersebut, karena dilihat dari nomornya, itu nomor daerah luar.

“Lalu dijawab beliau benar, lalu saya meminta istri saya untuk mentransfer uang sebesar Rp115 juta kepada rekening tersebut,” tegasnya.

Lanjut setelah berhasil di transfer, Deni bersama dengan adik iparnya akan membawa mobil tersebut dengan menunjukan bukti transfer, namun tiba tiba terlapor mengatakan kalau mobil tersebut tidak bisa diserahkan.

“Dia beralasan duitnya tidak masuk ke rekening aku,”ucap Deni dengan nada terkejut.

Terlapor menyebut, rekening BCA tersebut bukan rekeningnya, terlapor merasa tertipu oleh nomor rekening tersebut, dan minta segera memblokir nomor rekening BCA tersebut, namun sudah tidak bisa lagi diblokir.

Padahlan terang Deni, nomor rekening tersebut diserahkan oleh TF sendiri ke nomor Whatsappnya, dan tentu dia merasa aneh ada apa.

Akibat kejadian itu Deni mengalami kerugian sebesar Rp115 juta, dan melaporkan TF ke Polisi dalam perkara penipuan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan 372 KUHP dengan nomor LP/ B-66/2021/Sumsel/Res Llg, tertanggal 19 Maret 2021.

“Perkara ini sudah saya laporkan ke Mapolres Lubuklinggau pada tanggal 19 Maret 2021 kemarin, namun hingga kini kasusnya belum ada penjelasan,”tegasnya .

Tentu tegas Deni, dia berharap kepada pihak Kepolisian untuk memproses cepat kasus ini, karena perkara ini sudah kelamaan belum ada tindakan.

Sementara Terlapor TF yang merupakan Kepala KCP Bank BRI Simpang Periuk, saat dikonfirmasi terkait pelaporan tersebut, TF meminta media untuk penghubungi pengacaranya Gres Selly.

“Langsung ke pengacara aku aja pak ya, itukan sudah ditangani pak Polisi juga, langsung ke pengacara buk Gres, samo inikan sudah ditangani pihak kepolisian juga,”ujarnya kepada wartawan saat dihubungi, Rabu (17/11/2021).(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top