Connect with us

DPO Perkara Pembunuhan, Tewas Baku Tembak ‎

Kriminal

DPO Perkara Pembunuhan, Tewas Baku Tembak ‎

MUSI RAWAS LK-Satu dari komplotan Daftar Pencarian Orang (DPO), perkara Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dan Pembunuhan, tewas dengan timah panas petugas, karena melawan saat akan diringkus Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura).

Tersangka yang merenggang nyawa berinisial, AR (30) warga Dusun Panglero, Desa Semangus Lama, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura.

Namun rekannya berinisial JI masih dilakukan pengejaran petugas dan masuk DPO, sedangkan Arafik sudah menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan Lubuklinggau.

Pelaku curas sadis ini diringkus dikediamannya, Dusun Panglero, Desa Semangus Lama, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, sekitar pukul 00.30 WIB, Jumat (1/2/2019).

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kabag Ops, Kompol Handoko Sanjaya didampingi Kasat Narkoba, Iptu Suryadi dan Kanit Pidum, Ipda Imam saat melakukan press release di Mapolres Mura, sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (1/2/2019).

“Semalam anggota telah meringkus satu dari komplotan pelaku pembunuhan dan perkara curas. Namun tersangka meninggal dunia, lantaran saat akan diringkus melakukan perlawanan kepada petugas, takut terjadi hal yang tidak diinginkan terpaksa petugas melepaskan tembakan terarah terhadap tersangka,” kata Handoko Sanjaya didampingi Suryadi dan Imam.

Kompol Handoko menjelaskan, jumlah tersangka ataupun DPO ada tiga orang yakni, satu menjalani hukuman, satu meninggal dunia diberi tindakan tegas dan satunya lagi masih DPO.

“Tersangka kami ringkus dikediamannya, Dusun ‎Panglero, Desa Semangus Lama, Kecamatan Muara Lakitan perbatasan dengan Kecamatan BTS Ulu,  Kabupaten Mura.

Namun saat akan dilumpuhkan tersangka melawan dengan menggunakan satu pucuk senpira dengan melepaskan tembakan kearah petugas sebanyak tiga kali menggunakan amunisi kaliber 5,56 mm.

“Maka dari itula petugas mengambil tindakan tegas, sehingga tersangka meninggal dunia akibat tembakan terarah yang dilepaskan petugas,” jelas Handoko.

Lebih lanjut, Handoko menjelaskan, mengenai kepemilikan senpira masih dilakukan pendalaman, sedangkan barang bukti (BB) yang berhasil diamankan diantaranya, ‎satu pucuk senpira, ‎22 butir amunisi kaliber 5,56 mm, tiga buah selongsong amunisi kaliber 5,56 mm, satu unit TV merk Panasonic dan satu buah kereta bayi milik korban Yanti.

“Tersangka dijerat dengan pasal 338 dan pasal 365 dengan ancaman diatas lima tahun penjara. Namun tersangka meninggal dunia,” ucap Handoko.

Kembali, Kompol Handoko menjelaskan, adapun korban yang melapor dari sepak terjang pelaku diantaranya, Efendi (37) warga Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura (perkara pembunuhan), Argani (42) warga Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim (perkara curas).

Kompol Handoko menambahkan, selain tersangka, AR. Satnarkoba Polres Mura, juga berhasil meringkus satu pengendar narkoba jenis sabu yakni berinisial, R warga Lawang Agung, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (31/1/2019).

Tersangka diringkus dirumahnya tanpa melakukan perlawanan. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan BB diantaranya, satu pucuk senpira beserta empat peluru aktif, 11 klip plastik kecil serbuk putih diduga sabu.

“Pengakuan tersangka mendapatkan senpira dari A warga Rawas Ilir, saat ini masih kami lakukan pendalaman, selain itu pengakuan tersangka menyimpan senpira untuk jaga diri,” tutup pria berangkat melati satu ini.(Roem Royen)

 

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top