Connect with us

Diduga Melawan Petugas, Polisi di Muratara Tembak Betis Pelaku Curas

Foto tersangka saat diamankan Polisi

Kriminal

Diduga Melawan Petugas, Polisi di Muratara Tembak Betis Pelaku Curas

LUBUKLINGGAU,LK-Berusaha kabur saat ditangkap petugas, pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di Kabupaten Muratara, dihadiahi timah panas oleh petugas Sat Reskrim Polres Muratara.

Pelaku yakni Saipul warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.

Kasat Reskrim AKP Dedy Rahmad Hidayat, mengatakan , pelaku ditangkap Sabtu (18/9/2021) sekitar pukul 14.00 WIB, dia ditangkap saat sedang tidur pulas.

Kemudian, dilakukan pengembangan pencarian barang bukti satu unit mobil diesel yang diduga masih disembunyikan keluarga pelaku. Sementara HP masih di sembunyikan pelaku Lihi yang.kini masih masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Saat dilakukan pengembangan dalam perjalanan menuju tempat yang diduga menjadi tempat disembunyikan mobil diesel,”ujar dia.

Namun, mobil polisi yang membawa pelaku menuju barang bukti diperjalanan terhambat oleh jalanan licin dan berlumpur.

Saat kecepatan kendaraan melambat pelaku berontak ,menyerang petugas, sehingga pelaku berhasil lepas dari pegangan petugas dan melompat keluar mobil.

“Tidak ingin buruan lepas maka dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku mengenai betis kanan pelaku sebanyak satu lobang, sampai saat ini pengembangan masih terus berlanjut,”ungkap dia.

Dijelaskan Kasat, kronologis kejadian perampokan tersebut terjadi, Rabu (8/9/2021) sekira pukul 00.10 WIB di jalan houling Desa Mekar Sari, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara telah terjadi adanya dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku Solihin dan kawan kawan

“Aksi pelaku dengan cara pelaku berjumlah empat orang mendatangi korban yang pada saat itu sedang menunggu mobil nya yang sedang terpuruk,”ungkap ia

Kemudian, para pelaku merampas barang milik korban berupa satu unit HP sambil memukul bagian wajah serta menodongkan senjata tajam kearah leher korban dan meminta secara paksa uang milik korban sebesar Rp. 20.000,- (dua puluh ribu rupiah).

Kemudian setelah melakukan aksi nya pelaku selanjutnya pergi meninggalkan korban sambil membawa kabur barang milik korban tadi.

Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa hilangnya satu unit HP merk OPPO warna merah serta uang sebesar Rp. 20.000,- (dua puluh ribu rupiah). Dengan kerugian materil ditafsir mencapai Rp. 1.620.000,- satu juta enam ratus dua puluh ribu rupiah.(rdw)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top