Connect with us

Bongkar Kantor Yayasan, Dua Pelajar Mendekam Dipenjara

Kriminal

Bongkar Kantor Yayasan, Dua Pelajar Mendekam Dipenjara

MURATARA LK-Anggota Polsek Muara Rupit berhasil meringkus terduga tiga warga terlibat pelaku curat dilokasi, tempat dan pukul yang berbeda.

Diketahui tiga tersangka yakni, AW (17), dan BH (17), keduanya pelajar asal warga Desa Batu Gajah Lama, Kecamatan Rupit, serta Medi Irawan (32), warga Desa Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Tersangka, Medi Irawan dibekuk dipondok kebunya, di Desa Batu Gajah Baru, sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (11/6/2021), kemudian dilakukan pengembangan berhasil meringkus tersangka, AW dirumahnya di Desa Batu Gajah Lama, sekitar pukul 18.00 WIB.

Dan kembali dilakukan pengembangan, kembali berhasil meringkus tersangka, BH diwarung dekat Jembatan di Desa Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit, sekitar pukul 18.30 WIB.

Ketiga tersangka diringkus diduga terlibat pencurian barang elektronik milik Yayasan Al-Khoiriyah di Desa Batu Gajah Lama, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, sekitar pukul 03.00 WIB, namun diketahui barang hilang sekitar pukul 04.00 WIB, Rabu (9/6/2021).

Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmat Hidayat didampingi Kapolsek Muara Rupit, AKP Forliamzons, mengatakan bahwa, tiga dari empat terduga curat baik pelaku dan pembeli barang hasil curian berhasil dibekuk.

“Duanya masih berstatus pelajar yakni, AW dan BH, lalu tersangka, Medi terlibat dalam dugaan pembelian barang curian sedangkan satu rekan AW dan BH berinisial WW masih dilakukan pengejaran,” kata Dedi didampingi Forliamzons.

Dikatakannya, ketiga tersangka diringkus bermula saat anggota mendapatkan informasi dari warga bahwa tersangka Medi, karena pembeli barang curian, ada dipondok kebunnya.

Anggotapun langsung meluncur kelokasi setiba dilokasi ternyata benar tersangka berada di TKP, anggotapun langsung meringkus tersangka dan menyita BB dirumahnya yang tak jauh dari pondok kebunnya.

Saat diintrogasi, tersangka mengakui BB, dibeli dari AW, BH dan WW, lalu dilakukan pengejaran hingga melakukan penangkapan terhadap tersangka AW dirumahnya di Desa Batu Gajah Lama, hingga dilakukan pengembangan dan kembali berhasil meringkus BH diwarung didekat jembatan Desa Batu Gajah Baru.

“Ketiga tersangka digelandang kepolsek tanpa melakukan perlawanan,” jelasnya

Kembali, ia menjelaskan, tersangka diringkus berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/B/09/ VI / 2021/SPKT/Polsek Muara Rupit/Polres Muratara/Polda Sumsel tanggal 09 Juni 2021.

Perkara tersebut terungkap, bermula saat korban sedang berada dirumahnya, lalu datangla RN dan langsung mengatakan bahwa pintu kantor yayasan sudah terbuka dan kipas angin sudah berada diluar.

Lalu korban langsung memberitahu kepada ketua yayasan dan korbanpun langsung berangkat menuju ke yayasan.

Setibanya dikantor yayasan, korban melihat kunci kantor sudah terbuka dengan cara dicongkel dengan menggunakan benda tajam.

Selanjutnya, korban dan FS mengecek kedalam ruangan dan mendapatkan bahwa satu unit speaker bel sekolah dan satu unit sound system Merk Mayaka sudah tidak ada lagi (Hilang), dicuri.

Kemudian, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Muara Rupit untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kehilangan satu unit speker bel sekolah dan satu unit sound system merk Mayaka, jika dihitung senilai Rp. 2.200.000.

“Maka dari itula, kami meringkus tersangka, kepada WW kiranya lebih baik menyerahkan diri, sebelum anggota melakukan tindakan tegas,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top