Connect with us

Bermodalkan Uang Rp15 ribu, Oknum Guru Agama Ini Bisa Sodomi Pelajar SMP

Foto keempat pelaku saat diamankan di Mapolres Empat Lawang

Kriminal

Bermodalkan Uang Rp15 ribu, Oknum Guru Agama Ini Bisa Sodomi Pelajar SMP

EMPAT LAWANG,LK-Aksi bejat dilakukan oleh oknum guru Agama di SD Kabupaten Empat Lawang, diduga nekat mencabuki 12 anak dibawah umur dengan di iming-imingkan uang.

Agar aksi cabul itu aman, aknum guru dan tiga temannya lagi memilih lokasi Salon Pangkas Rambut milik salah satu pelaku lainnya. Hingga akhirnya kasus pencabulan ini terungkap setelah salah satu korban melaporkan ke pihak Kepolisian, Rabu (12/2/2020).

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi  Karyanto melalui Kapolsek Pendopo IPTU Hariyanto membenarkan kejadian tersebut, dan kini keempat tersangka sudah berhasil ditangkap polisi.

Empat pelakunya yakni Arasit Tasrik alias Tasrik (52) PNS yang bekerja sebagai guru Agama di SD 07 di Desa Manggilan, Jalaludin alias Jalal (43), seorang petani, Iwan Arianto alias Iwan (27) dan Firmanto alias firman (27) adalah pemilik salon.

Penangkapan keempat pelaku berdasarkan laporan keluarga korban R kepada pihak kepolisian bahwa anak mereka telah menjadi korban pencabulan atau di sodomi oleh para pelaku.

“Keluargo korban melaporkan ke kita dan langsung kita tindak lanjuti dengan melakukan penangkapan terhadap para pelaku di lokasi yang berbeda.”kata Kapolsek Iptu Harianto.

Untuk modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku dengan cara memanggil korban yang saat itu lewat di depan salon milik salah satu pelaku, kemudian pelaku Firman memanggil korban dan berkata “Galak Duet dak” dan korban menjawab “ya mau”.

Setelah korban termakan bujuk rayu para pelaku, korban di ajak pelaku ke dalam kamar dan pintu kamar tersebut di kunci oleh pelaku,  lalu pelaku langsung mencabuli pelaku.

Beberapa hari kemudian korban di suruh datang kembali oleh pelaku Firman dan korban yang merupakan laki-laki disetubuhi oleh para pelaku. Setelah selesai disetubuhi korban diberi uang Rp15.000.

Merasakan aksi bejatnya aman beberapa hari kemudian Firman Meng Inbox korban di Facebook “Kesini dulu” dan korban menjawab “apa kerjaan”, pelaku menjawab “gak ada”, lalu keesokan harinya korban kembali ke  Salon  Firman.

Namun korban tidak sendirian tapi bersama temannya O, sesampainya di Salon Firman, ternyata sudah ada  Tasrik dan berkata “Sini kalau mau uang”, setelah itu korban menghampirinya  dikamar, lalu korban di suruh Tasrik duduk dan pintu kamar langsung di kunci, selanjutnya terjadilah aksi pencabulan kembali terhadap korban.

Dan hasil intrograsi terhadap para pelaku diketahui bahwa sudah 12 orang yang mereka sodomi dan cabuli, kesemuanya anak-anak yang masih duduk dibangku SMP di Kecamatan Pendopo, dengan usia rata-rata 13 Tahun sampai dengan 16 Tahun.

“ Kita berhasil menangkap 4 dari 5 pelaku, 1 tersangka masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Keempat tersangka kita jerat dengan UUD No 35 Tahun 2014 pasal 81 junto 82, tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 Tahun penjara, minimal 5 Tahun Penjara,”tutupnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top