Connect with us

Baru Jaga Kolam Dua Minggu, Warga OKU Selatan Tewas Kesetrum

EVAKUASI : Jenazah Sucipto Penjaga Kolam Ikan, tewas kesetrum hingga terjatuh kedalam kolam ikan di evakuasi petugas dan warga di kolam ikan milik warga berinisial PI di Desa Triwikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura, sekitar pukul 07.00 WIB, Senin (20/7/2020).

Kriminal

Baru Jaga Kolam Dua Minggu, Warga OKU Selatan Tewas Kesetrum

MUSI RAWAS LK-Diduga akibat mencolokkan kabel pompa air, membuat Sucipto (34), bekerja Penjaga Kolam Ikan, tewas kesetrum hingga terjatuh kedalam kolam ikan.

Kejadian yang sempat menjadi tontonan, korban warga asal Desa Pilla, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten OKU Selatan ini, terjadi di kolam ikan milik warga berinisial PI di Desa Triwikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura, sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu (19/7/2020).

Namun, mayat korban ditemukan pertama kali oleh pemilik kolam, PI sekitar pukul 07.00 WIB, Senin (20/7/2020).

Berdasarkan informasi yang didapatkan, diketahui korban bekerja sebagai penunggu kolam ikan milik PI, baru dua minggu lamannya yang mana tinggal seorang diri pondok yang berada dikolam ikan tersebut.

Diduga korban kesetrum aliran listrik pada saat korban mencolokkan kabel pompa air kemudian tubuh korban terjatuh kedalam kolam ikan.

Sekitar pukul 19.30 WIB, Minggu (19/7/2020), PI datang kekolam tersebut untuk mengantar makanan kepada korban, tetapi pada saat korban dipanggil tidak ada jawaban mengira korban sedang keluar untuk bermain.

Ke esokan harinya, sekitar pukul 07.00 WIB, Senin (20/7/2020), PI datang ke kolam untuk memberi makan ikan.

Namun, saat memberi makan ikan, mayat korban ditemukan berada didalam kolam ikan dengan kondisi tangan korban memegang kabel listrik pompa air.

Selanjutnya, PI dan warga melaporkan kejadian ke Mapolsek Tugumulyo, selanjutnya anggota menuju kelokasi beserta warga bersama-sama mengangkat mayat korban.

Lalu, mayat korban dibawa ke Puskesmas Kecamatan Tugumulyo untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut, hanya saja jenazah korban sudah dievakuasi.

“Dugaan, korban meninggal akibat kesetrum, dilihat dari tangan korban yang masih memegang kabel listrik pompa air,” kata Efrannedy.

Kapolres menjelaskan, untuk saat ini pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kejadian yang menimpa korban.

“Dan direncanakan mayat korban akan segera dimakamkan pada siang hari ini,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top