Connect with us

Aktivis Sumsel Bersatu Berunjuk Rasa di Depan Kantor Kejati

Kriminal

Aktivis Sumsel Bersatu Berunjuk Rasa di Depan Kantor Kejati

PALEMBANG,LK-Sejumlah aktivis Sumsel Bersatuh berunjuk rasa didepan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (31/10/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.

Mereka mendatangi Kejati atas dugaan banyaknya kasus Korupsi di Sumatera Selatan menjadi suatu keprihatinan potret pembangunan di Sumsel. Indikasi maraknya kasus dugaan korupsi ini dapat dilihat dari pembangunan daerah, serta isu korupsi di media cetak Sumsel.

“Indikasi yang sama kami temukan di pemerintahan Kabupaten Muratara dan hasil investigasi dilapangan dan media publik banyak temuan indikasi korupsi,”Kata Johanes kepada media.

Dilanjutkannya, kolusi dan Nepotisme (KKN) bahkan terkesan tidak berjalannya kasus korupsi tersebut. Dan catatan dugaan kasus atau perkara yang diperoleh dilapangan Kabupaten Muratara antara lain.

1. Kegiatan STQ
2. Mark Up dana makan minum senilai 54 Milyar
3. Mark Up dan Kue DPRD Senilai 14 Milyar.
4. Fee Proyek Satu pintu
5. AKP ( Kejati)
6. Tender PU Muratara
7. Proyek Irigasi (ditangani Kejari)
8. Lelang Jabatan Sekda 1 dan 2.
9. Bagi-bagi lahan untuk perkebunan tebu.
10. Dana bagi hasil perusahaan Minyak dan Tambang
11. Proyek jalan di Kecamatan Rawas Ilir.
12. Proyek Gapura perbatasan
13. Proyek gedung rumah sakit
14. Dana humas muratara
15. KKN jabatan Kepala Dinas dan PPTK
16. Proyek penggadaan alat Kesehatan
17. Pembangunan Pukesmas tugu Perbatasan.
18. Gedung gedung farmasi
19. Pembangunan gedung bersalin RSUD di Kecamatan Rupit
20. Pembangunan jembatan tingkip.

“Untuk itu kami mendesak pihak Kejati sumsel untuk segera melakukan audit dan penyelidikan atas indikasi penyimpangan pelanggaran dan indikasi KKN diatas, sehingga dapat menemukan Ril jumlah kerugian Negara,”ujarnya.(rdw)

copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top