Connect with us

AKP Johan Suseno : Operasi Zebra, Lebih Ditekankan Himbaun dan Teguran

Kriminal

AKP Johan Suseno : Operasi Zebra, Lebih Ditekankan Himbaun dan Teguran

MUSI RAWAS LK-Terhitung 10 hari dilaksanakannya, Operasi Zebra Musi Tahun 2020, oleh Satuan Lalulintas Polres Mura.

Untuk diketahui, Operasi Zebra Musi Tahun 2020 ini mengusung tema,” Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dan Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalulintas, Guna Terwujudnya Kamseltibcar Lantas Yang Kondusif, Serta Melaksanakan Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Rangka Pentahapan Pemilihan Kepada Daerah Tahun 2020 Ditengah Mewabahnya Virus Corona (Covid 19),”.

Sebelumnya, Operasi Zebra Musi 2020 dengan rincian 40 persen preemtif, preventif 40 persen dan 20 persen penegakan hukum.

Dan baru-baru ini, untuk penegakan hukum nol (Zero), hanya saja ditekankan 50 persen preemtif, preventif 50 persen.

Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Efrannedy melalui Kasat Lantas Polres Mura, AKP Johan Suseno saat dimintai keterangan, Rabu (4/11/2020).

“Ya, lebih kurang sudah satu minggu dilaksanakanya, Operasi Zebra, namun yang lebih ditekankan untuk ops tahun ini, lebih ditekankan dengan teguran dan himbauan kepada pengendara untuk lebih mematuhi aturan dalam berlalulintas serta tetap menjalankan protokol kesehatan Covid 19 (Corona),” kata AKP Johan sapaanya.

AKP Johan menjelaskan, untuk Operasi Zebra Musi 2020 kali ini penegakan hukum Nol (Zero), hanya saja ditekankan 50 persen preemtif, preventif 50 persen.

Artinya banyak dilakukan himbauan sekaligus teguran kepada pengendara tidak menggunakan helm, pengemudi tidak menggunakan safety belt, melawan arus, keempat penegguran masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, anggota Satlantas Polres Mura juga melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos), kepada warga yang membutuhkan.

“Yang paling ditekankan penanganan covid 19, yakni memberikan himbauan sekaligus membagikan masker kepada pengendara dan warga,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, adapun himbauan dilakukan bukan hanya langsung kepengedara melainkan melalui radio, media cetak, media online dan lain-lain.

“Namun khusus yang bertatap muka tentunya memberikan himbauan kepada warga yang sering ada tempat perkumpulan seperti dipasar, ditempat objek wisata serta tempat perkumpulan lainnya,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top