Connect with us

23 Calon Kades di Muratara Ikuti Deklarasi Damai

Kriminal

23 Calon Kades di Muratara Ikuti Deklarasi Damai

*Kapolres : Deklarasi Ini Bukti Keseriusan dan Perhatian Kami

*Dandim : Pilkades Jangan Jadikan Perpecahan

MUSI RAWAS LK-Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kabupaten Musi Rawas (Mura) bersama dengan Polres Mura serta 23 calon kades dari 7 Desa di 4 kecamatan melaksanakan Deklarasi Damai Pilkades Kabupaten Muratara Tahun 2019.

Deklarasi Damai di laksanakan di Aula Atmani Wedhana, Mapolres Mura, sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (23/9/2019), usai Apel Gelar Pasukan.

Dalam kesempatan itu, dihadiri langsung, Kapolres Mura, AKBP Suhendro, Dandim 0406 MLM, Letkol Inf Aan Setiawan, Asisten I Setda Muratara, Suswanto, Kepala DPMD, Hj Gusti Rohani serta para kapolsek dan calon kades di empat kecamatan.

Kepala DPMD Kabupaten Muratara, Hj Gusti Rohani mengatakan bahwa tujuan dilaksanakan deklarasi ini tidak lain untuk menciptakan kondisi aman, damai saat pelaksanaan pilkades diwilayah Kabupaten Muratara.

“Maka dari itu, ini semua tidak akan bisa terealisasi tanpa ada kerjasama Pemkab Muratara melalui DPMD, Polres Mura, Kodim 0406 MLM serta calon kades dan masyarakat Kabupaten Muratara,” kata Gusti sapaanya.

Gusti menjelaskan, 23 calon kades diantaranya, Arzal, Hanafi dan Kartubi calon kades Embacang Baru Ilir, Kecamatan Karang Jaya.

Kemudian, Yutami dan Permadi calon kades Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, lalu M Hafiz, Komar, Sobri, Jumalis dan Edi Erwan calon kades Lesung Batu, Kecamatan Rawas Ulu.

Lalu, Sefri, Fachrul, Abdullah, Yayan dan Sukardi calon kades Sukomoro, Kecamatan Rawas Ulu, selanjutnya, Aman dan Jannaturo calon kades Mekarsari, Kecamatan Rawas Ilir dan Saryono, Aziz dan Gustam calon kades Pauh, Kecamatan Rawas Ilir. Serta, Aspda, Hasan dan Meliana calon kades Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir.

“Nantinya, saat pelaksanaan pilkades dilakukan dengan cara pencoblosan biasa, yakni menggunakan paku dibilik suara,” jelasnya.

Senada disampaikan, Asisten I Setda Muratara, Suswanto menyampaikan sambutannya, pelaksanaan pilkades akan dilaksanakan pada 25 September mendatang.

Tentu saja dengan harapan, baik dari Pemkab Muratara, Polres Mura, Kodim 0406 MLM serta para calon kades dan masyarakat Kabupaten Muratara berjalan dengan tertib dan lancar.

“Oleh sebab itu, dengan deklarasi ini agar para calon kades mempersiapkan diri, serta mental, untuk mengikuti rangkaian pilkades, dan para calon kades harus siap menang dan harus siap kalah,” kata Suswanto

Suswanto menjelaskan, kemudian untuk pantia penyelenggara pilkades harus cermat, bijak dalam menangani permasalahan, dan jangan malu meminta saran baik dari camat, serta tim pelaksana pilkades dan Pemkab Muratara.

Secara pribadi mewakili Pemkab Muratara, mengucapkan terima kasih kepada Polres Mura, Kodim 0406 MLM dalam membantu mensukseskan pelaksanaan pilkades.

“Pastinya tanpa ada kerjasama baik polres, kodim maka pelaksaan pilkades tidak akan bisa berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Asisten I Setda Muratara, menambahkan, kepada calon kades dapat menjaga situasi kondisi yang kondusif saat memasuki tahapan, pelaksanaan pilkades, hingga penetapan kades terpilih, kemudian bisa mengendalikan massa, jangan memprovokasi pendukung, serta menerima ikhlas apapun hasil pilkades nanti.

“Apabila hal tersebut diterapkan, maka kecil kemungkinan terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolres Mura, AKBP Suhendro memberikan arahannya, awal mula mengapa dilaksanakan deklarasi ini di Mapolres Mura?

“Pastinya, pilkades di Muratara menarik, maka dari itu, ini merupakan keseriusan kami, serta bentuk perhatian kepada pemkab dan calon kades, sebagai kami aparat keamanan bagaimana nantinya bisa memberikan pengamanan semaksimal mungkin,” kata kapolres.

Kapolres menjelaskan, sebagai kades yang memimpin disuatu wilayah, di intruksikan dari presiden langsung tanggung jawab yang besar salah satu contohnya dana desa.

Di bandingkan dahulu, kades hanya mengandalkan sebidang tanah untuk disewahkan, namun saat ini dipercaya mengelolah dana desa.

“Jadi, saya yakin apabila kebijakan itu benar-benar dimanfaatkan dan dipertanggung jawabkan dengan sebaik-baiknya. Namun, kembali lagi sebagai manusia pasti tidak lepas dari salah dan khilaf, maka dari itu, kami serta kodim, kejaksanaan membantu bapak melakukan pengawasan agar bapak tidak tersandung hukum, sehingga bisa memajukan desa dan rakyat yang bapak pimpin,” papar kapolres

Lebih lanjut, kapolres memaparkan, tentunya dengan mudah bersilat lidah dalam segala hal, namun itu semua akan dimintai pertanggung jawaban diakhirat.

“Tetapi kembali lagi, saya selaku kapolres tentunya sebagai aparat penegak hukum akan menegahkan hukum dengan seadil-adilnya,” tegas pria yang rajin ibadah ini

Kemudian, sesuai pesan kapolda apabila pelaksanaan pilkades panitianya bertindak netral maka pastinya pilkades akan lancar, namun apabila bengkok pastinya akan muncul bibit kekacauan.

“Selain itu, beliau juga berpesan mencari yang sempurna itu tidak mungkin, pasti ada kesalahan, namun apabila ada kesalahan dan kekeliruan bisa dibicarakan dengan sebaik-baiknya dan meminta saran dan pendapat,” tutur kapolres.

Kapolres berpesan kiranya kepada calon kades betul-betul mengedalikan seluruh pendukung pemilih anda, terpilih dan tidak terpilih pastinya akan ada dua kemungkinan menang dan kalah.

“Maka dari itu diharapkan kerelahannya dan keikhlasannya, jangan mengeluarkan statement yang menimbulkan provokasi,” tutup pria low profiel ini.

Kemudian, ditambahkan, Dandim 0406 MLM, Letkol Inf Aan Setiawan mengatakan yang penting pelaksanaannya dilapangan, percuma kalau teori-teori tetapi saat pelaksanaan tidak diterapkan.

“Salah satu contoh, pengalaman sebelumnya seperti pileg dan pilpres jadi jangan hanya kegiatan ini sebagai seremonial, namun kegiatan ini betul-betul diterapkan, apa yang kita lakukan hari ini akan dilaksanakan di hari pelaksanaan,” kata Dandim.

Dandim menegaskan, saat ini pola pikir masyarakat mulai rusak dan rawan, yang bisa menimbulkan perpecahan baik dengan tetangga, satu rumah serta keluarga akibat dari perbedaan pilihan.

“Jadi, jangan adanya beda pedapat dan beda pilihan menimbulkan perpecahan sesama kita,” tutupnya.(Roem)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Kriminal

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top