Connect with us

Siapa Pencipta Lagu “Mars Mura” ?

Kabid Kebudayaan Disbudpar Mura, Hamam Santoso

Culture

Siapa Pencipta Lagu “Mars Mura” ?

*Enam Kali Ganti Bupati

MUSI RAWAS LK-Siapa yang tidak kenal dan ada yang hafal lagu “Mars Musi Rawas (Mura)”, hampir diseluruh masyarakat Mura khususnya anak-anak tahu lagu tersebut.

Namun sampai saat ini masih menimbulkan tanda tanya, siapa pencipta lagu yang sering dinyanyikan dan dilantunkan setiap ada acara besar, moment bahkan kegiatan dilingkungan Kabupaten Mura.

Setelah lebih kurang empat tahun lebih masa kepemimpinan, Bupati Mura, H Hendra Gunawan dan Wakil Bupati, Hj Suwarti diketahui lagu tersebut diciptakan oleh Hamam Santoso.

Serta lebih kurang enam kali ganti Bupati Mura, dan saat massa kepemimpinan H2G berARTI, baru ada lagu Mars Mura.

Hal tersebut dibenarkan, oleh Hamam Santoso merupakan Kabid Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kabupaten Mura, saat dimintai keterangan, Rabu (1/1/2020).

“Iya, lagu itu saya yang ciptakan, hanya saja, selama ini sengaja tidak ingin dipopulerkan siapa penciptanya, karena sebuah karya bukan berharap pencipta lagunya tersohor, namun yang paling penting karya tersebut bisa diterima dan dikenal masyarakat (khalayak),” kata Hamam.

Hamam menjelaskan, saat mengarang lagu Mars Mura ini tidakla sulit hanya menghabiskan waktu lebih kurang dua hari, hanya saja yang sulit itu yakni machingkan lagu dengan musik sekaligus rekaman memakan waktu lebih kurang empat hari.

“Namun, hasilnya lagu Mars Mura juga bisa dirampungkan dan hingga saat ini didendangkan,” ucap pria berjenggot ini.

Lebih lanjut, Hamam menjelaskan, untuk birama lagu sendiri sama dengan lagu lain pada umumnya yakni 4/4 (Empat perempat).

Sedangkan alat musik yang digunakan merupakan alat musik tradisional diantaranya, picolo, clarinete, basson, horn, Billa, terompet, terombone, cello, contrabass, drumset dan tjmpani.

“Dimainkan oleh Tim Kesenian Kabupaten Mura, dan penyanyinya (Vocal), Yayan,” ucap Hamam.

Kembali, Hamam menjelaskan, lagu ini diciptakan tidak ada unsur politik ini salah bentuk semangat dan motivasi guna mewujudkan masyarakat Mura SEMPURNA.

Salah satu makna dari lirik lagu yakni, guna meningkatkan pembangunan, kemandirian, mewujudkan kesejahteraan dan lain-lain.

“Sesuai dengan arti dari SEMPURNA, yakni Sejahtera, Mandiri, Produktif, Unggul, Religius, Nyaman dan Aman,” tutur pria keturunan Jawa ini.

Hamam menambahkan, dari lirik lagu ini setelah dikarang dan kemudian disampaikan kepada Bupati Mura, H Hendra Gunawan, ada perubahan yakni dilirik akhir lagu yang berbunyi, “Musi Rawas Sempurna Selama”, awalnya hanya satu kali, kemudian diganti menjadi dua kali pengunggalangan selebihnya tidak ada perubahan sama sekali.

“Kembali lagi, lagu ini dikarang, bukan untuk hal lain, melainkan untuk meningkatkan semangat dan motivasi untuk lebih baik, dan saya pribadi merasa sangat senang, ternyata lagu yang saya karang bisa diterima bupati dan jajaran serta seluruh masyarakat di Kabupaten Mura,” tutup pria mempunyai bakat seni ini.(Roem)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Culture

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top